Unpad Serukan Selamatkan Negara

Guru Besar Unpad: Seruan Padjadjaran Sebagai Respons Keprihatinan Terhadap Kondisi Politik Saat Ini

Civitas Akademika Unpad yang terdiri dari guru besar, dosen, alumni, dan mahasiswa mendeklarasikan petisi bertajuk 'Selamatka

Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/PUTRI PUSPITA
Guru Besar Hukum Tata Negara Unpad Prof Susi Dwi Harijanti, mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi para dosen lain sebagai kaum intelektual, untuk menyelamatkan situasi demokrasi di Indonesia 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Civitas Akademika Universitas Padjadjaran (Unpad) yang terdiri dari guru besar, dosen, alumni, dan mahasiswa mendeklarasikan petisi bertajuk 'Selamatkan Negara Hukum yang Demokratis, Beretika dan Bermartabat' di halaman kampus Unpad, Jalan Dipatiukur, pada Sabtu (3/2/2024).

Guru Besar Hukum Tata Negara Unpad Prof Susi Dwi Harijanti mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi para dosen lain sebagai kaum intelektual, untuk menyelamatkan situasi demokrasi di Indonesia saat ini yang diduga dirusak oleh kepala negara.

"Hari ini kami berkumpul untuk menyampaikan Seruan Padjadjaran yang digodok bersama oleh guru besar, dosen, dan alumni. Ini adalah perbedaan dengan kampus lain," ujarnya.

"Unpad memutuskan untuk ikut serta, dan kami pun didukung oleh pimpinan salah satunya Rektor Rina Indiastuti," kata Prof Susi.

Ia mengatakan, Seruan Padjadjaran ini disampaikan sebagai respons keprihatinan akan kondisi politik yang terjadi di Indonesia, terutama mendekati Pemilu yang akan berlangsung pada 14 Februari 2024 mendatang.

Baca juga: Seruan Padjadjaran: IKA Unpad Menilai Etika Konstitusi Sudah Rusak, Diingatkan Sejak Maret 2022

"Kita menyaksikan proses pencalonan yang diwujudkan dalam putusan Mahkamah Konstitusi, mendapat kritik tajam di masyarakat," katanya.

"Lalu masyarakat melihat penggunaan potensi ketidaknetralan penyelenggara negara dan penyelenggara pemerintahan," ujarnya.

Seruan
Seruan "Selamatkan Negara Hukum yang Demokratis, Beretika dan Bermartabat" bakal disampaikan civitas akademika Unpad di Gerbang Pintu Utama, Kampus Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Sabtu 3 Februari 2024. (TRIBUNJABAR.ID/NAZMI ABDURRAHMAN)

Padahal, kata Prof Susi, masyarakat ingin sesuai dengan pemilu yang jujur dan adil. Ada potensi ketidaknetralan ini bertentangan dengan asas pemilu yaitu adil.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

"Oleh karena itu kami dari Unpad menyerukan kepada penyelenggara negara, pemerintahan dan masyarakat untuk bersama-sama menyelamatkan negara hukum yang etis dan bermartabat," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved