Jualan Secara Online, Sebuah Warung Miras di Cimahi Digerebek Polisi dan 709 Botol Disita
Polisi menggerebek sebuah warung minuman keras (miras) di Jalan Amir Machmud, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Januar Pribadi Hamel
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Polisi menggerebek sebuah warung minuman keras (miras) di Jalan Amir Machmud, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi hingga ratusan botol miras langsung disita, Rabu (31/1/2024) dini hari.
Langkah tersebut dilakukan setelah anggota Sabhara Polres Cimahi mendapat laporan dari masyarakat, kemudian polisi langsung menindaklanjuti laporan itu dan mendatangi tempat penjualannya untuk melakukan penindakan.
Kasat Sabhara Polres Cimahi, AKP Duddy Iskandar mengatakan, pemilik warung tersebut menjual miras secara online melalui sebuah aplikasi belanja online untuk menghindari razia yang dilakukan oleh aparat kepolisian.
"Selain melakukan penjualan online, pemilik warung itu juga menjual barangnya secara offline hingga akhirnya terdeteksi oleh anggota kami," ujarnya saat dihubungi, Rabu (31/1/2024).
Ia mengatakan, dari hasil menggerebek warung tempat penjualan miras ini pihaknya berhasil menyita ratusan botol miras, lalu diamankan di Mapolres Cimahi agar tak ada lagi peredaran miras secara online di Kota Cimahi.
"Saat warung miras itu digerebek, kami berhasil menyita 709 botol miras. Kemudian, barang buktinya langsung diamankan di gudang Sat Sabhara Polres Cimahi," kata Duddy.
Sementara untuk penjualnya, kata Duddy, langsung dikenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) karena terbukti melanggar Perda Kota Cimahi terkait 0 persen miras.
"Untuk memberikan efek jera, penjualnya dikenakan sanksi tipiring, jadi kami berkoordinasi dengan petugas dari Satpol PP Kota Cimahi yang memiliki kewenangan," ucapnya.
Razia miras tersebut, kata dia, dilakukan berdasarkan surat Telegram Kapolda Jabar Nomor STR/323/V/PAM.3.3./2023 tanggal 26 Mei 2023 tentang jukrah memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
"Selain untuk memberikan rasa aman, razia miras itu untuk menciptakan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Cimahi yang aman dan kondusif," ujar Duddy.
Menurutnya, razia miras tersebut dilakukan karena peredaran miras ini bisa memicu aksi kriminalitas dan berpotensi terjadinya gangguan kamtibmas, sehingga peredaran miras harus terus dilakukan penindakan. (*)
Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.
| 30 Lokasi Nobar Persib Bandung vs Bali United di Bandung hingga Cimahi Malam Ini |
|
|---|
| Kemenkum Jabar Dorong Optimalisasi PAD Kota Cimahi Melalui Harmonisasi Target Pajak 2026 |
|
|---|
| Viral Geng Motor Brutal di Cimahi, Hajar Korban di Tengah Jalan hingga Rampas Barang Berharga |
|
|---|
| PLN UP3 Cimahi Dukung Pertumbuhan Industri, Berhasil Energize Penambahan Daya PT Giriasih Indah STI |
|
|---|
| Harga Kedelai Naik, Produsen Tempe di Cimahi Perkecil Ukuran agar Harga Tempenya Tak Ikut Naik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Polisi-saat-menggerebek-warung-miras-di-Jalan-Amir-Machmud.jpg)