Minggu, 19 April 2026

Desa Ciherang Pondok Didapuk Sebagai Desa Terbaik Penerapan PHBS 2023

Desa Ciherang Pondok, Kabupaten Bogor berhasil menorehkan prestasi gemilang jelang akhir tahun 2023. Meraih penghargaan sebagai Desa Terbaik

Editor: Dicky Fadiar Djuhud
(freepik.com/pch.vector)
Ilustrasi PHBS 

TRIBUNJABAR.ID - "Pelaksanaan PHBS di Desa Ciherang Pondok diterapkan mulai dari keluarga, lingkungan RT/RW, dusun, dan desa. Lalu, dikembangkan sebagai Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana," ujar Kepala Desa Ciherang Pondok H Aldi Wiharsa.

Desa Ciherang Pondok, Kabupaten Bogor berhasil menorehkan prestasi gemilang jelang akhir tahun 2023. Meraih penghargaan sebagai Desa Terbaik dalam Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) se-Provinsi Jawa Barat.

Baca juga: Pendidikan Kesehatan Mengenai Hubungan PHBS Dengan Stunting Pada Kader Posyandu

Disebutkan Aldi, yang membedakan desa Ciherang Pondok dari desa-desa lain di Jawa Barat dalam pelaksanaan program PHBS adalah adanya inovasi pemenuhan kebutuhan air bersih dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat.

"Program ini terwujud berkat kerja sama antara pihak Kecamatan Caringin dan Desa Ciherang Pondok dengan Pabrik Aqua Ciherang. Mereka memberikan fasilitas sumur bor dan pipanisasi saluran air bersih ke setiap rumah warga dan fasilitas umum untuk dimanfaatkan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan air bersih sehari-hari," ujar H Aldi Wiharsa.

Hal itu ditegaskan oleh Stakeholder Relations Manager Pabrik Aqua Ciherang Heri Yunarso dalam keterangannya, Minggu (28/1/2024), "Hingga saat ini kami telah memfasilitasi pembangunan 8 titik sarana air bersih di Desa Ciherang Pondok yang telah memberikan manfaat pemenuhan kebutuhan air bersih sehari-hari untuk 4000 orang."

Baca juga: Tingkatkan PHBS Dengan Membangun Kesadaran dan Potensi Masyarakat Melalui Program One Tree One Home

Menurut Heri,  sarana air bersih itu saat ini dikelola langsung oleh masyarakat, mulai dari penyaluran air ke rumah warga, pengumpulan iuran, dan perawatan hingga perbaikan sarana yang ada. Semua dikelola oleh kelompok masyarakat secara mandiri.

Di Ciherang Pondok juga dikembangkan Kampung Ramah Lingkungan (KRL). Di kampung ramah lingkungan ini dikembangkan pembuatan lubang-lubang biopori untuk membantu penyerapan air ke dalam tanah sekaligus mengurangi genangan air di kala hujan.

Para ibu di Desa Ciherang Pondok pun tidak tinggal diam. Mereka memanfaatkan halaman rumah masing-masing untuk menanam sayuran dan pohon buah.

Baca juga: Edukasi dan Penerapan PHBS Dalam Upaya Peningkatan Derajat Kesehatan Pada Anak di Panti Asuhan

"Melalui Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Desa Ciherang Pondok menyediakan bibit cabe rawit dan bawang bakung yang dibagikan kepada warga untuk ditanam di pekarangan, selain tanaman sayuran dan buah yang sudah dimiliki warga. Sementara untuk kebutuhan pupuk  tanaman disediakan oleh Bank sampah berupa pupuk kompos," kata Ketua TP-PKK Novi Fariana Wiharsa. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved