Elektabilitas Ganjar-Mahfud di Jabar dan Daerah Lain Menguat, Ineu Purwadewi Singgung Debat Capres
Menurut Ineu, hasil survey internal menunjukkan elektabilitas paslon nomor urut 3 ini terus merangkak.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Kemal Setia Permana
Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Popularitas Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, capres-cawapres nomor urut 3, disebut-sebut semakin positif di Jawa Barat.
Hal itu dikatakan politisi PDI Perjuangan, Ineu Purwadewi Sundari.
Menurut Ineu, hasil survey internal menunjukkan elektabilitas paslon nomor urut 3 ini terus merangkak.
"Ya beranjak (menguat naik) sedikit demi sedikit, di Jawa Barat, di bebeberaa provinsi lain, saya yakin Ganjar-Mahfud menang Pilpres 2024," kata Ineu, Sabtu (20/1/2024).
Ineu mengatakan bahwa Ganjar-Mahfud juga semakin membuat rakyat yakin dengan penampilan-penampilan keduanya dari debat ke debat Pilpres 2024.
"Kita lihat. Alhamdulillah setiap tampilan Ganjar-Mahfud di setiap debat lancar, dan sentimen positif dari para pemirsa, tanggapan positif, dan survey meningkat adalah salah satu pengaruh itu," kata Ineu.
Yang terpenting dari semua itu, menurut Ineu, adalah bahwa Ganjar-Mahfud berkoalisi dengan rakyat.
Ineu juga menekankan bahwa saat ini rakyat semakin cerdas.
"Koalisi dengan rakyat, bersama rakyat. Rakyat sudah cerdas memilih mana yang akan betul memberikan pelayanan ke rakyat," kata Ineu. (*)
| Dedi Mulyadi Geser Gibran Rakabuming Dalam Survei Elektabilitas, Prabowo Tak Tergoyahkan |
|
|---|
| Survei Indikator Politik Indonesia: Elektabilitas Dedi Mulyadi Duduki Posisi Kedua untuk Capres |
|
|---|
| Ratusan Paket Makanan Gratis Ludes dalam 20 Menit di Aksi Jumat Berbagi PDI Perjuangan Bandung |
|
|---|
| Alasan PDIP Absen di Rapat Paripurna DPRD Jabar, Ono Surono Singgung KDM: Tidak Konsisten Juga |
|
|---|
| Refleksi HUT RI ke-80 RI dan HUT Jabar, Anggota DPRD Ineu Purwadewi Soroti Berbagai Hal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Sosok-Carina-Joe-ilmuwan-Indonesia-penemu-vaksin-AstraZeneca-disebut-saat-debat-capres.jpg)