Kamis, 9 April 2026

Jabar Diintai Cuaca Ekstrem, Wisatawan Diminta Waspada Jika Main di Curug atau Sungai

Biasanya di kawasan curug atau sungai, sungai yang tadinya tenang tiba-tiba meluap deras dalam hitungan detik.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ravianto
KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES
Suasana di Curug Hordeng di Kampung Cibereum, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/10/2020). Di kawasan ini pengunjung bisa menikmati wisata curug dan trekking menuju 3 destinasi curug yaitu curug cibuliar, curug kembar dan curug hordeng. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dalam menghadapi cuaca ekstrem yang belakangan ini melanda Jawa Barat, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi, Benny Bachtiar, menyoroti potensi risiko bagi para wisatawan yang tengah berlibur, terutama di kawasan pantai, sungai atau air terjun.

Kekhawatiran ini tidaklah berlebihan mengingat belum lama ini, tercatat kejadian tanah longsor di area wisata dan mata air Cipondok, Kabupaten Subang.

Beberapa hari berikutnya, banjir bandang juga melanda Curug Hordeng, Kabupaten Bogor, seperti yang terekam dalam video viral di media sosial.

Biasanya di kawasan curug atau sungai, sungai yang tadinya tenang tiba-tiba meluap deras dalam hitungan detik.

Menanggapi situasi ini, Kadisparbud memberikan imbauan kepada para wisatawan untuk selalu waspada seiring dengan prakiraan cuaca yang memperkirakan adanya hujan lebat dalam beberapa hari ke depan.

"Melihat fenomena alam ini, diperkirakan akan terus terjadi curah hujan cukup besar di wilayah Jawa Barat. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada wisatawan untuk selalu berhati-hati dalam mengadakan aktivitas wisata di daerah-daerah yang rentan bencana."

"Sebaiknya, hindari destinasi yang berpotensi rawan bencana demi keselamatan kita bersama," kata Kadisparbud Jabar, Minggu (14/1/2024).

Tak hanya kepada wisatawan, imbauan khusus juga disampaikan kepada pengelola destinasi pariwisata.

Benny Bachtiar menyebut bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat edaran kepada kabupaten/kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini. 

"Kepada pengelola wisata, agar selalu siap melakukan antisipasi sekiranya akan terjadi bencana. Upaya ini dilakukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, demi keselamatan kita bersama," tuturnya.(*)

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved