Pengungsi Korban Longsor Cipondok Kasomalang Subang Terus Bertambah, Ini Alasan Belum Bisa Pulang
Warga masih bertahan di pengungsian setelah terjadi bencana tanah longsor di Kampung Cipondok, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang, Subang.
Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Giri
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Ahya Nurdin
TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Warga masih bertahan di pengungsian setelah terjadi bencana tanah longsor di Kampung Cipondok, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang, Subang, tiga hari lalu.
Bahkan jumlah pengungsi terus bertambah, dari sebelumnya 49 orang menjadi 138 orang. Sebanyak 20 orang di antaranya anak-anak usia 5-10 tahun.
Mereka belum diperkenankan kembali ke rumah karena lokasi longsoran sangat rawan terjadi longsor susulan.
Ketua Tagana Subang, Jajang Abdul Muhaemin, mengungkapkan, pengungsi dalam keadaan sehat dan tak kurang suatu apapun.
"Kebutuhan makanan juga terpenuhi dengan gizi yang seimbang," ujar Jajang Abdul Muhaemin, Rabu (10/1/2024).
Semua terpenuhi meski jumlah pengungsi kini lebih dari seratus orang.
Baca juga: Polda Jabar Mulai Selidiki Korupsi Yayasan dalam Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
Bertambahnya jumlah pengungsi, kata Jajang, dikarenakan kondisi lokasi longsor saat ini sangat mengkhawatirkan.
"Sekitar 40 kepala keluarga yang berada dekat lokasi longsor kita ungsikan karena kondisi tanah, berdasarkan mitigasi kami, sangat labil," katanya
Para pengungsi juga mengaku pasrah tinggal di pengungsian demi keselamatan jiwa mereka.
"Ratusan pengungsi ini akan berada di lokasi pengungsian sampai batas waktu yang belum ditentukan," ucapnya.
"Bahkan mereka juga siap direlokasi, jika lokasi permukiman mereka rawan terjadinya longsor kembali di kemudian hari," imbuh dia.
Baca juga: Tanah Longsor di Subang Timbun Sawah, Pj Bupati Imran Minta Antisipasi yang Cepat dan Tepat
Kepala BNPB Pusat, Letjen Suharyanto, akan meninjau langsung lokasi longsor sekaligus melakukan mitigasi.
"Selain kunjungan ke lokasi bencana longsor dan para korban, Kepala BNPB juga akan menerjunkan tim untuk mitigasi dampak longsor tersebut," ujarnya. (*)
| Kemenkum Jabar Gelar Virtual Clinic, Puluhan Paralegal Subang Dilatih Layanan Posbankum! |
|
|---|
| Longsor Tewaskan Dua Wisatawan, Pemkab Subang Tutup Sementara Akses Wisata Curug Cileat |
|
|---|
| Misteri Hilangnya Lansia di Sungai Tarum Timur Subang, Warga Hanya Temukan Lokasi Terakhir Korban |
|
|---|
| Duka Keluarga Korban Tewas Longsor di Jalur Curug Cileat Subang, Sesalkan Tak Ada Peringatan Dini |
|
|---|
| ''Jalan sambil Pegangan Tangan,'' Kisah Pilu Teman Korban saat Longsor di Jalur Curug Cileat Subang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Penjabat-Bupati-Subang-Imran-saat-bersama-pengungsi.jpg)