Rabu, 10 Juni 2026

Gempa Pangandaran

Update Gempa Pangandaran Tadi Pagi Jadi 5,3 SM, Terjadi Akibat Geser Naik

analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan 5,3 Skala Magnitudo. 

Tayang:
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ravianto
bmkg
Gempa bumi 5,5 Skala Magnitudo terjadi 81 kilometer di sebelah barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada pukul 05.43 WIB, Kamis (28/12/2023). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wilayah selatan Garut dan Tasikmalaya diguncang gempa bumi tektonik, Kamis 28 Desember 2023, pukul 05.43.55 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan 5,3 Skala Magnitudo

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,18° LS ; 107,79° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 94 Km arah Barat Daya Kabupaten Pangandaran, pada kedalaman 41 km.

Gempa berkekuatan magnitudo 5,4 terjadi 81 kilometer di sebelah barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada pukul 05.43 WIB, Kamis (28/12/2023).
Gempa berkekuatan magnitudo 5,4 terjadi 81 kilometer di sebelah barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada pukul 05.43 WIB, Kamis (28/12/2023). (bmkg)

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Lempeng Eurasia.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme geser-naik (oblique-thrusting fault)," katanya melalui siaran tertulis, Kamis (28/12/2023).
 
Gempa bumi ini dirasakan di daerah Garut dengan skala intensitas IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Cilacap, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Cianjur, Pangandaran dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Baca juga: Getaran Gempa Pangandaran Tadi Pagi Terasa Kuat sampai Garut Selatan, Ranjang sampai Bergoyang

Terasa getaran seakan akan truk berlalu) dan daerah Bandung, Bogor dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu). 

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," katanya.
 
Hingga pukul 06.15 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.
 
"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya."

"Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa."

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," katanya.(*)

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved