Selasa, 14 April 2026

Persib Bandung

PERSIB BANDUNG Mendadak Jadi Tim Mandul, Imbas Ketiadaan Levy Madinda?

Persib Bandung mendadak menjadi tim yang kesulitan mencetak gol. Tak satu kali pun pasukan Bojan Hodak membobol gawang lawan dalam tiga laga terkini.

Editor: Giri
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Penyerang Persib Bandung, David da Silva, berdoa dengan latar belakang rekan-rekannya yang kecewa setelah kalah 0-2 dari Persik Kediri di pekan ke-22 Liga 1 2023-2024 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (10/12/2023) malam. Persib gagal mencetak gol dalam tiga laga beruntun. 

“Madinda sebelumnya jadi tandem ideal buat Marc Klok. Bersama Madinda, Klok sempat secara beruntun mencetak gol ataupun assist bahkan jadi man of the match. Kita sering melihat one-two pass keduanya yang sering jadi senjata andalan dalam serangan balik cepat Persib,” paparnya. 

Ketika tak ada Madinda, lini tengah Persib seakan kehilangan part-nya. Marc Klok tak bisa berfungsi dengan baik.

Skema transisi tak berjalan efektif seperti biasanya. 

Hal ini jelas terlihat di laga kontra Persik Kediri. Lini tengah Persib kalah telak oleh trio gelandang asing milik Persik, yakni Ze Valente, Renan Silva, dan Rohit Chand.

Ditambah lagi pada laga tersebut, Persib kehilangan Dedi Kusnandar sebagai defensive midfielder

“Sementara tanpa Madinda di tiga laga terakhir, Klok tak memberikan pengaruh positif pada permainan Persib, bahkan bisa dikatakan 'menghilang'. Lawan Persik, misalnya, Persib kalah telak di lini tengah,” kata Ardy. 

Frets Butuan, harus diakui punya peran besar memberikan warna dan dampak bagi Persib saat masuk sebagai pengganti. 

Frets kerap kali menjadi pembeda saat dimasukkan Bojan Hodak sebagai di pertengahan babak kedua.

Ia adalah game changer, selalu ada ketika dibutuhkan. 

Baca juga: Kapten Persib Bandung Ini Ungkap Dua Target Bersama Timnas Indonesia di Piala Asia 2023

Saat Persib kehilangannya, Bojan Hodak harus memutar otak lebih keras untuk melakukan improvisasi di tengah jalannya pertandingan.

Pada saat deadlock melawan PSM Makassar, Hodak coba memasukkan Febri Hariyadi mengganti Edo Febriansah. Tetapi Febri tak bisa memenuhi ekspektasi seperti yang dihadirkan Frets sebelumnya. 

Hodak bahkan sempat berujar saat 14 laga tak terkalahkannya terhenti, kehilangan Frets benar-benar membuat timnya dalam masalah. 

"Jika ditanya apa masalahnya, kami kehilangan Frets dan itu masalah besar, tentu kami harus mencari pengganti Frets," ujarnya. 

Analisis Ardy juga berkata demikian. Frets dikatakan punya gaya permainan yang tidak mudah ditebak lawan.  Variasi yang dimiliki Frets merupakan dimensi lain dari kekuatan sayap Persib yang selama ini banyak mengandalkan Ciro Alves selama ini. 

Frets bisa berperan sebagai pengumpan bahkan dapat penyelesai akhir yang baik.

Sumber: Kompas
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved