Polisi Dikeroyok di Soreang Bandung
Sosok Ujang, Anggota Ormas yang Viral Aniaya Polisi di Soreang Punya Senjata Api, Kini Buron
Sosok Ujang alias Kampeng (54) masuk ke dalam DPO setelah kabur karena videonya menganiaya polisi di viral di media sosial.
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Berdasarkan pengakuan pelaku, Kusworo mengatakan, mereka tak tahu bahwa yang dipukulinya merupakan polisi.
TS mengatakan, saat kejadian dirinya memukul bagian muka korban.
"Saya mukul muka, sama bagian kepala pakai helm. Awalnya enggak tahu dia Polisi," kata TS.
AS juga mengaku turut memukul muka korban.
"Sebelum tahu, saya mukul, sesudah tahu saya lari," ujarnya.
Kombes Pol Kusworo mengatakan, pada saat korban melerai, para pelaku tidak mengetahui bahwa itu anggota polisi.
"Setelah jaketnya (korban) dibuka (diketahui menggunakan pakaian polisi) tapi ada satu orang yang terus melakukan pemukulan kepada anggota tersebut," ucap Kusworo.
"Dia adalah Kampeng, yang kami sudah masukkan dalam daftar pencarian," ucapnya.
Baca juga: TAMPANG Anggota Ormas Mabuk yang Keroyok Polisi di Soreang Bandung, Ternyata Masih Ada Korban Lain
Berdasarkan informasi dari para saksi, lanjut Kusworo, diduga masih ada korban selain Bripka Chepy Dwiki.
"Setelah melakukan kekerasan kepada polisi, pelaku juga melakukan kekerasan terhadap masyarakat sekitar. Ini sedang kami selidiki," ungkapnya.
"Apabila ada korban lanjutan kami membuka diri. Siapa yang menjadi korban saat kejadian, untuk memberikan informasinya kepada kepolisian," ucapnya.
Viral di Media Sosial
Sebelumnya, video anggota ormas menganiaya polisi tersebut beredar viral di media sosial.
Salah satu videonya dibagikan oleh akun X @REP0RT_ID, Kamis (21/12/2023).
Disebutkan bahwa lokasi tepatnya berada di sekitar Jalan Raya Banjaran-Soreang.
