Jumat, 5 Juni 2026

Polisi Dikeroyok di Soreang Bandung

Pengakuan Anggota Ormas yang Hajar Polisi di Banjaran, Satu Pelaku Terus Pukuli Meski Tahu Polisi

Video pengeroyokan terhadap seorang polisi tersebut juga viral di media sosial.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, menunjukkan foto Ujang atau Kampeng, pengeroyok polisi yang masih buron. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Keempat tersangka anggota Ormas yang melakukan pengeroyokan kepada seorang anggota polisi di Jalan Raya Banjaran Soreang, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, mengaku tak tahu orang yang dihajarnya ternyata polisi. 

Video pengeroyokan terhadap seorang polisi tersebut juga viral di media sosial.

Mereka terlihat membabi buta dan beringas saat mengeroyok, bahkan mereka terlihat mengancam orang yang ada di lokasi untuk tidak ikut campur. 

Bahkan seorang pelaku tak segan memukul seorang pengendara sepeda motor, yang ada di lokasi itu saat kejadian. 

Kapolresta Bandung, mengungkapkan pelaku pengeroyokan terhadap Chepy Dwiki yang bertugas unit Samapta Polsek Cimaung, sebanyak 5 orang. 

"Kami sudah amankan 4 pelaku dan satu pelaku masih buron. Kami sudah masukan dalam daftar pencarian orang atas nama Ujang alias Kampeng (54), " kata Kusworo. 

Chepy Dwiki yang bertugas unit Samapta Polsek Cimaung, bersama Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, di Mapolresta Bandung, Jumat (22/12/2023).
Chepy Dwiki yang bertugas unit Samapta Polsek Cimaung, bersama Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, di Mapolresta Bandung, Jumat (22/12/2023). (TRIBUNJABAR.ID/LUTFI AHMAD MAULUDIN)

Adapun pelaku yang telah tertangkap, yakni TS (53) EH (21) DS (26), AS (27). 

Kusworo mengatakan, pihaknya sudah terbitkan daftar pencarian orang, sudah disebar di seluruh Polres Polda Jabar, pihaknya juga akan mengirimkannya ke Mabes Polri untuk disebar ke seluruh kantor kepolisian di indonesia.

"Supaya bisa mengamankan yang bersangkutan dan menyerahkan diri, " ujar dia. 

Baca juga: UPDATE Polisi Dikeroyok Gerombolan Ormas di Banjaran, Integritas Pak Polisi Chepy Dipuji Kapolresta

Saat ditanya Kusworo, keempat tersangka pengeroyokan tersebut, mengaku tak tahu bahwa yang dipukulinya merupakan polisi. 

TS mengatakan, saat kejadian dirinya memukul bagian muka korban. 

"Saya mukul muka, sama bagian kepala pakai helm, awalnya gak tahu dia polisi, " kata TS. 

Begitu juga dengan AS, yang mengaku turut memukul muka korban. 

"Sebelum tahu saya mukul, sesudah tahu saya lari," ujarnya. 

Anggota ormas pengeroyok polisi di Soreang, Kabupaten Bandung, yang dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolresta Bandung, Jumat (22/12/2023).
Anggota ormas pengeroyok polisi di Soreang, Kabupaten Bandung, yang dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolresta Bandung, Jumat (22/12/2023). (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

Kusworo mengatakan, pada saat korban melerai, tidak diketahui bahwa itu polisi, segerombolan ormas tersebut melakukan pemukulan kepada polisi itu. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved