Pilpres 2024
Perbedaan antara Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Joko Widodo Menurut Politikus PDI-P Ini
Hasto Kristiyanto menilai, langkah Prabowo Subianto sangat berbanding terbalik dengan capres nomor urut 2 Ganjar Pranowo yang diusung partainya.
TRIBUNJABAR.ID - Calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto, sulit melakukan blusukan menemui langsung masyarakat.
Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto.
Hasto menilai, langkah Prabowo sangat berbanding terbalik dengan capres nomor urut 2 Ganjar Pranowo yang diusung partainya.
Menurut Hasto, Ganjar dan istrinya, Siti Atikoh Supriyanti, rajin menemui masyarakat di akar rumput dan mendengar langsung keluh kesah mereka.
"Pak Ganjar berbeda dengan Pak Prabowo. Pak Ganjar blusukan, Pak Prabowo sulit blusukan," ujar Hasto saat ditemui awak media di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Pacitan, Jawa Timur, Rabu (20/12/2023).
Politikus senior PDI-P itu lantas melihat adanya perbedaan yang kentara antara Prabowo dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pada kesempatan sebelumnya, Hasto bahkan menyebut bahwa Prabowo sebagai antitesis Jokowi karena menambah utang negara untuk belanja alat utama sistem persenjataan (alutsista) di tengah masyarakat yang menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok.
"Pak Ganjar melanjutkan kebijakan-kebijakan yang baik dengan Pak Jokowi bahkan dipercepat, disempurnakan. Pak Prabowo bukan Jokowi," kata Hasto.
Baca juga: Jelang Debat Cawapres, Ganjar Pranowo Yakin Mahfud MD Tuntaskan Regulasi Hukum Investor Masuk RI
Hasto kemudian mengatakan, PDI-P mendorong terbentuknya gaya kepemimpinan yang dekat dengan rakyat.
Salah satunya terwujud melalui blusukan.
Selain itu, menurutnya, Ganjar juga dididik untuk menyelesaikan persoalan dengan cepat dan efektif sehingga waktu 13 tahun bonus demografi Indonesia yang tersisa bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Hasto juga menyoroti soal penyelesaian berbagai persoalan secara cepat juga dibarengi dengan keadilan hukum.
Keberadaan Mahfud MD yang mendampingi Ganjar dinilai mampu menciptakan keadilan tersebut.
"Diperlukan suatu pemerintahan yang kokoh di dalam hukum itu Pak Mahfud sebagai pendekar keadilan pembela wong cilik," ujar Hasto. (*)
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Takkan Mundur dari Jabatan Menhan dan Wali Kota Solo |
![]() |
---|
Pengamat Politik Ragukan PDIP Berani Jadi Oposisi, Ini Alasannya |
![]() |
---|
Koalisi Pendukung Prabowo-Gibran Makin Gemuk, Khawatir Jatah Menterinya Terganggu, PKB Pun Merapat |
![]() |
---|
PKS Bakal Ikuti Langkah Nasdem Dukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming tapi . . . |
![]() |
---|
Sosok Petinggi PKB dan Ketum Parpol Dampingi Prabowo-Gibran ke KPU, Ada Kaesang dan Partai Ummat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.