Jumat, 10 April 2026

Kerennya Mal D’Botanica Berkonsep Ecogreen hingga Hadirkan Budaya Angklung

Penampilan yang begitu berbeda terlihat dari bangunan Mal d'botanica Bandung yang begitu menyegarkan sejak dari pintu halaman luarnya.

Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Giri
Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati
Peresmian mal d’botanica yang sebelumnya bernama BTC, Kmais (21/12/2023). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penampilan yang begitu berbeda terlihat dari bangunan Mal d'botanica Bandung yang begitu menyegarkan sejak dari pintu halaman luarnya.

Mal yang berada di Jalan Dr Djunjunan No 143-149 atau di daerah Pasteur ini sebelumnya dikenal dengan nama Bandung Trade Center (BTC).

Kini mal tersebut mengubah konsepnya dari BTC menjadi d'botanica yang diresmikan di atrium 'd'botanica, Kamis (21/12/2023).

Sebagai mal yang mendukung konsep ecogreen, d'botanica memberikan 2.500 tanaman ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung yang akan diteruskan untuk sekolah dan lembaga lainnya pada saat peresmiannya.

General Manager d'botanica, Rachmawati, mengatakan konsep Mal d'botanica ini mengusung ruang usaha terbuka green living building.

"Alasan kami mengubah nama karena ini menjadi bagian tuntutan customer yang sudah beralih dari tren. Ketika ke mal enggak cuma berbelanja, tetapi konsumen butuh perubahan supaya hati mereka lebih nyaman dan happy," ujar Rahma saat ditemui di D'Botanica.

Rahma berharap, D'Botanica bisa diterima dengan baik di Bandung.

Ornamen robotic angklung yang menghiasi langit d'botanica Bandung yang diresmikan pada Kamis (21/12/2023).
Ornamen robotic angklung yang menghiasi langit d'botanica Bandung yang diresmikan pada Kamis (21/12/2023). (Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati)

Berbeda dengan mal pada umumnya yang dikunjungi hanya untuk berbelanja, d'botanica justru memiliki keunggulan memanjakan konsumen dengan pancainderanya karena mengusung tema 'eat, shopping, dan leisure'.

d'botanica mal ini tampak begitu lebih modern dan penampilannya menyegarkan. Bangunannya berkonsep semi-indoor garde yang didukung dengan berbagai fasilitas seperti function room, foodcourt, supermarket, bioskop, hingga terdapat sekolah anak berkebutuhan khusus.

"Kami juga memiliki bonic, yaitu robot yang berkeliling di area mal," ujarnya.

Keunikan lainnya adalah d'botanica juga memadukan konsep budaya yang tentunya tidak ditemukan di tempat lain, yaitu dengan hadirnya angklung yang menggantung di bagian langit-langitnya.

"Total angklungnya ada 176 yang terbagi 88 buah di sisi barat dan timur mal. Angklung ini juga di-support langsung dari Saung Angklung Udjo," ujarnya.

Direktur Marketing d'botanica, Handiyanto, menyebutkan alasan menggunakan angklung karena alat musik ikonik ini merupakan warisan budaya Jawa Barat .

Hadirnya angklung robotic ini juga memberikan kesan tersendiri untuk pengunjung yang datang arena akan berbunyi dan muncul sebuah lagu yang dimainkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved