Debat Capres 2024
Debat Capres Perdana Tadi Malam Dapat Nilai 80 dari Pengamat Politik Idil Akbar, Ini Alasannya
Pengamat politik Idil Akbar, dosen Ilmu Pemerintahan Fisip Unpad, menilai segmen pertama debat capres tidak fokus terhadap visi dan misinya.
Laporan Jurnalis TribunPriangan.com, Aldi M Perdana
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Debat calon presiden (capres) pertama sudah berlangsung di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta pada Selasa (12/12/2023) malam.
Debat yang mengangkat tema "Hukum, HAM, Pemerintahan, Pemberantasan Korupsi, dan Penguatan Demokrasi" tersebut dipandu oleh dua moderator, yakni Ardianto Wijaya dan Valerina Daniel.
Pengamat politik Idil Akbar, dosen Ilmu Pemerintahan Fisip Unpad, menilai bahwa segmen pertama debat capres tersebut tidak fokus terhadap visi dan misinya.
“Segmen satu sebenarnya kurang begitu gereget ya, karena setiap capres waktu itu sebenarnya tidak terlalu fokus menyampaikan visi dan misinya,” kata Idil kepada TribunPriangan.com pada Rabu (13/12/2023).
Akan tetapi, kata dia, segmen pertama pada gelaran debat capres semalam lebih fokus terhadap apa yang sudah mereka lakukan selama masa kampanye.
“Kemudian, dari segmen 2 sampai 6, menurut saya memang cukup dinamis, progresiflah."
"Selain saling sanggah, mereka juga memberikan konfirmasi-konfirmasi secara politik dan lain sebagainya,” ujar Idil.
“Jadi secara umum, saya pikir memang debat pertama semalam begitu itu cukup menarik untuk kita lihat dan jadi ada dinamika."
"Saya kira sebenarnya debat berikutnya juga akan kurang lebih sama,” lanjutnya.
Idil juga menyoroti bahwa ada beberapa hal yang memang perlu terus secara serius dituntaskan.
“Terutama soal HAM, soal pemerintahan, kemudian juga soal korupsi,” katanya.
“Memang yang saya lihat agak kurang tuntas sih sebetulnya disampaikan ya kaitannya dengan, misalnya HAM, yang soal Papua itu disampaikan, lalu kemudian di beberapa daerah lain kan juga masih menyisakan beberapa, yang kemarin juga sempat disinggung adalah kaitan dengan HAM di 98 lalu, kemudian soal korupsi,” lengkap dia.
“Itu kan sebenarnya kalau saya lihat memang masih tidak terlalu konkret ya, cuma soal keinginan, soal bagaimana mereka dan akan melakukan apa, tapi konkretnya bagaimana?” lanjut Idil.
Idil bahkan berharap pada perdebatan capres semalam, baik Prabowo, Ganjar, maupun Anies dapat memunculkan gagasan yang konkret.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Pengamat-politik-Idil-Akbar-dosen-Ilmu-Pemerintahan-Fisip-Unpad.jpg)