Rabu, 29 April 2026

Oknum Polisi Bejat RUdapaksa Mahasiswi di Kamar Kos, Sempat Ancam Korban Agar Tak Melawan

Pelaku merupakan pemilik kos-kosan tempat korban berinisial D tinggal selama menjalani proses pendidikan di bangku kuliah.

Kompas.com
ilustrasi polisi - Oknum polisi diduga melakukan rudapaksa pada seorang mahasiswi. 

TRIBUNJABAR.ID, MATARAM - Aksi bejat nan jahat dilakukan oleh oknum polisi di Mataram.

Oknum polisi tersebut diduga melakukan rudapaksa pada seorang mahasiswi.

Oknum polisi tersebut diketahui berinisial TO dan berdinas di lingkungan Polda Nusa Tenggara Barat.

Kejahatan yang dilakukan oknum polisi berpangkat Brigadir itu dilaporkan kuasa hukum korban, Tohri, pada Jumat (24/11/2023).

Baca juga: Modus Kakek Bejat di Garut Hamili Cucunya Sendiri, Iming-imingi Uang Jajan, Beraksi saat Rumah Sepi

Tohri menerangkan, pelaku merupakan pemilik kos-kosan tempat korban berinisial D tinggal selama menjalani proses pendidikan di bangku kuliah.

"Kejadiannya tanggal 24 November kemarin. Asal muasal klien ini (D), dititipkan pihak keluarga untuk ngekos di rumah terduga pelaku ini."

"Tidak ada hubungan darah, hanya ada hubungan kekerabatan, sehingga dipercayalah oleh pihak keluarga untuk ngekos di rumah oknum polisi ini," kata Tohri melalui sambungan telepon, Senin (4/12/2023).

Dijelaskan Tohri, modus pelaku pada saat kondisi kos dan rumah lagi sepi, pelaku memasuki kamar kos korban.

Dia berpura-pura mengecek kondisi kamar korban.

"Jadi saat kos-kosan sepi dan istri terduga pelaku tidak ada di rumah. Melihat suasana itu pelaku mengambil kesempatan masuk ke kamar korban," kata Tohri.

Saat terduga pelaku masuk, posisi korban saat itu tengah beristirahat sedang memainkan HP dengan mengenakan baju dalam saja.

"Melihat terduga pelaku masuk, korban langsung kaget. Saat itu pelaku menanyakan lemarinya rusak harus diganti," kata Tohri.

Tidak lama kemudian, terduga pelaku TO duduk di dekat korban dan mengusap rambut korban dengan sisir, hingga kemudian melakukan pencabulan.

"Korban sempat dipegang kepalanya. Korban bilang gak usah karena risih. Tapi pas korban mau bangun, tapi dipegang terduga pelaku dan menindih korban hingga terjadi pencabulan," kata Tohri.

Baca juga: Modus Kakek Bejat di Garut Hamili Cucunya Sendiri, Iming-imingi Uang Jajan, Beraksi saat Rumah Sepi

Korban sempat melawan dengan meronta dan menendang pelaku.

Sumber: Surya Malang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved