I Putu Gede Tinggalkan Persib

Pengamat Sepakbola Eko Maung Sebut Kehilangan I Putu Gede Tak Akan Terlalu Pengaruhi Kekuatan Persib

Pengamat sepakbola, Eko Noer Kristiyanto atau akrab di sapa Eko Maung menilai, kehilangan I Putu Gede Juni Antara, tidak akan berdampak besar bagi kek

Penulis: Cipta Permana | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/CIPTA PERMANA
Asisten pelatih Persib, Yaya Sunarya bersama dengan bek sayap kanan Persib, I Putu Gede Juni Antara, Rabu (2/8/2023). Pengamat sepakbola, Eko Noer Kristiyanto atau akrab di sapa Eko Maung menilai, kehilangan I Putu Gede Juni Antara, tidak akan berdampak besar bagi kekuatan lini pertahanan Maung Bandung. 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kebersamaan I Putu Gede Juni Antara dengan Persib dipastikan berakhir, setelah sang pemain menyampaikan salam perpisahan untuk kembali ke klub sebelumnya, yakni Bhayangkara FC.

Laga kontra Arema FC di Stadion GBLA Kota Bandung, kemarin pun menjadi penampilan terakhir dari pemain kelahiran Gianyar, Bali, 7 Juni 1995 tersebut, untuk berkostum Persib di musim ini.

Di sisi lain, kepergian I Putu Gede Juni Antara pun dikhawatirkan memberi celah bagi lini pertahanan Persib yang cukup solid sejauh ini di bawah strategi pelatih Bojan Hodak, yang baru kebobolan 13 gol hingga pekan ke-19.

Pengamat sepakbola, Eko Noer Kristiyanto atau akrab di sapa Eko Maung menilai, kehilangan I Putu Gede Juni Antara, tidak akan berdampak besar bagi kekuatan lini pertahanan Maung Bandung.

Sebab menurutnya, Persib masih memiliki beberapa pemain lain, yang memiliki kemampuan bermain di sektor bek kanan, salah satunya Kakang Rudianto.

Baca juga: Jalan Kembali ke Persib Bandung Terbuka bagi "Si Anak Hilang" setelah I Putu Gede Hengkang

"Engga lah engga akan gimana-gimana, maksudnya kitu-kitu keneh (masih gitu-gitu aja), masih bisa lah. Kecuali kalau yang hilangnya David da Silva atau Ciro Alves baru berdampak," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Kamis (9/11).

Eko pun menuturkan, rumor yang menyebutkan kondisi ini menjadi jalan untuk memulangkan Henhen Herdiana yang dipinjamkan ke Dewa United pun belum tentu terjadi. Hal tersebut sangat tergantung dengan kebijakan pelatih Bojan Hodak.

Bahkan menurutnya, di masa bursa transfer paruh musim ini, Bojan Hodak memiliki keleluasaan untuk merekomendasikan pemain yang diinginkannya, untuk didapatkan manajemen Persib.

"Jadi itu (memulangkan Henhen) tergantung Bojan Hodak. Kan seharusnya dia bawa gerbong di putaran kedua ini, apalagi bursa transfer masih terbuka. Tapi kan kita enggak tahu bagaimana rencana dia (Bojan Hodak)," ucapnya.

Eko menambahkan, momentum bursa transfer harus mampu dimanfaatkan Bojan Hodak untuk lebih meningkatkan kekuatan Persib guna tetap bersaing di papan atas.

Terlebih, kekuatan setiap tim peserta Liga 1 dipastikan meningkatkan setelah bursa transfer ini berakhir.

"Cuma intinya itu kan hanya spekulatif ya memulangkan Henhen. Tapi idealnya, seharusnya Bojan Hodak sudah punya incaran pemain yang bisa di beli oleh Persib di bursa transfer paruh musim ini," lanjutnya.

Baca juga: Dikontrak Persib Bandung Dua Tahun, Tapi I Putu Gede Harus Pulang ke Bhayangkara FC, Ini Alasannya

Sebelumnya, Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono menjelaskan, berakhirnya kerjasama I Putu Gede Juni Antara dengan Persib, lantaran Bhayangkara FC telah menarik surat tugasnya, dan menugaskan sang pemain untuk kembali bermain di Bhayangkara FC di sisa laga putaran kedua Liga 1 musim ini.

Selain itu, lanjutnya sebagai anggota kepolisian, Putu Gede Juni Antara pun mau tidak mau harus mengikuti dan mentaati panggilan yang bersifat kedinasan dan aturan penugasan dari instansinya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved