Sosok Gibran Rakabuming Raka, Anak Sulung Jokowi yang Diusung Golkar Jadi Cawapres Prabowo Subianto

Inilah sosok Gibran Rakabuming Raka yang resmi diusulkan menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Tribunsolo.com/Ahmad Syarifudin
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat ditemui di kantornya, Senin (16/10/2023). - Inilah sosok Gibran Rakabuming Raka yang resmi diusulkan menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto di pemilihan presiden (Pilpres) 2024. 

TRIBUNJABAR.ID - Inilah sosok Gibran Rakabuming Raka yang resmi diusulkan menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Partai Golkar telah resmi mendukung Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto.

Keputusan tersebut diumumkan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar, Sabtu (21/10/2023).

Partai Golkar menggelar Rapimnas dan mengumumkan bahwa pihaknya mengusulkan Gibran Rakabuming Raka menjadi bakal cawapres Prabowo Subianto.
Partai Golkar menggelar Rapimnas dan mengumumkan bahwa pihaknya mengusulkan Gibran Rakabuming Raka menjadi bakal cawapres Prabowo Subianto. (Tangkapan Layar YouTube Kompas TV)

"Berdasarkan hasil pertemuan dengan ketua DPD tadi malam, semuanya konsensus mengusulkan dan mendukung Mas Gibran untuk kita pasangkan dengan Pak Prabowo sebagai bakal capres RI," kata Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Sabtu, dikutip dari Kompas.com.

Nama Gibran pun langsung menjadi sorotan dan sosoknya pun mulai banyak dicari kembali.

Lantas, bagaimanakah sosok Giban tersebut?

Sosok Gibran Rakabuming Raka

Gibran Rakabuming Raka adalah anak sulung Presiden Joko Widodo.

Selain dikenal anak orang nomor satu di Indonesia ini, nama Gibran pun tak asing lagi dimata publik.

Gibran memiliki sejumlah bisnis di bidang kuliner.

Ia memulai usahanya seperti katering Chili Pari, Martabak Kota Baru (Markobar), warung kopi, hingga ceker ayam.

Gibran merintis usaha katering Chili Pari pada tahun 2010, dengan modal yang didapatkannya dari pinjaman bank. Menurutnya, menjadi pengusaha katering dan membuka usaha martabak merupakan pilihan hidupnya.

Alasannya karena ia ingin hidup mandiri. Ia juga menilai, jika membuka usaha katering, ada peluang meraup untung, misalnya ketika ada event pernikahan.

Gibran menilai, apabila membuka usaha katering, ada peluang untuk meraup keuntungan, misalnya saat ada event pernikahan.

Usahanya pun didukung dirinya yang memiliki gedung pernikahan sendiri.

Tak hanya itu, Gibran juga mempunya bisnis martabak sejak 2019.

Kini, ia memiliki kurang lebih 29 cabang yang tersebar di sejumlah wilayah INdonesia.

Baca juga: RESMI Golkar Usulkan Gibran Rakabuming Raka Jadi Cawapres Prabowo, Airlangga Langsung Ketok Palu

Sempat enggan terjun ke politik

Gibran sempat tidak ingin terjun ke dunia politik. Pada 2017, ia memilih untuk fokus ke bisnisnya.

Akan tetapi sukses dengan bisnisnya di bidang kuliner, teka-teki masa depan Gibran di dunia politik mulai muncul.

"Enggak sih. Saat ini enggaklah. Saya begini sajalah, jualan martabak," ujar Gibran kepada Kompas.com, Minggu (27/8/2017).

Tak hanya, saat jelang Pilpres 2019, Gibran mengaku tidak pernah menjadi tim sukses untuk salah satu calon.

Sebagai pengusaha, ia dituntut menekuni program corporate social responbilty (CSR).

Adapun jika ingin membantu banyak orang, maka pilihan satu-satunya dalah terjun ke dunia politik.

Sebab, politisi dan pejabat publik dapat membuat kebijakan merakyat yang bisa membantu banyak orang.

Gibran juga menyampaikan bahwa pengusaha dapat menjadi politikus, akan tetapi politikus belum tentu jadi pengusaha.

"Karena pengusaha yang sukses itu harus ada yang namanya pengembalian ke masyarakat. Jadi harus ada yang namanya pengabdian ke negata dan itu menurut saya sodaqoh," ujar Gibran.

Keenganan Gibran terjun ke dunia politik perlahan memudar.

Pada 2020, Gibran resmi mendataf sebagai calon wali kota Solo pada ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 lewat PDI Perjuangan, dan ia pun menang.

Harta Kekayaan

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka diketahui melaporkan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKN) 2022 sebesar Rp 26,03 miliar yang dilaporkannya terakhir pada 31 Januari 2023.

Diketahui, harta Gibran naik Rp 734 juta dibandingkan harta kekayaan yang dilaporkan pada LHKPN 2021.

Kepemilikan aset terbesar Gibran adalah properti.

Gibran tercatat melaporkan kepemilikan atas 7 bidang tanah dan bangunan senilai Rp 17,33 miliar yang tersebar di Kota Solo dan Kabupaten Sragen.

Masih menurut LHKPN, semua tanah dan bangunan milik Gibran diakui sebagai hasil sendiri alias bukan berasal dari warisan atau pemberian dalam bentuk lainnya (hibah).

Kemudian, Gibran memiliki harta lainnya senilai Rp 5,52 miliar, kas dan setara kas senilai Rp 3,1 miliar dan utang senilai Rp 551,58 juta.

Untuk aset bergerak berupa kendaraan, Gibran melaporkan kepemilikan 4 mobil dan 3 motor dengan nilai taksiran Rp 332 juta.

Mobil yang dilaporkannya tersebut antara lain Avanza, Isuzu Panther dan Daihatsu Grand Max.

Sedangkan untuk kendaraan roda dua yang Gibran miliki yaitu Royal Enfield, Honda Scoopy, hingga Honda CB-125m.

Baca berita Tribun Jabar lainnya di GoogleNews.

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved