Pom Mini di Sumedang Terbakar
Kebakaran Pom Mini di Tanjungkerta Sumedang Bikin Satu Orang Terluka, Kini Dirawat di Puskesmas
Ada korban dalam peristiwa kebakaran pom mini di Desa Paniis, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, Selasa (17/10/2023).
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Ada korban dalam peristiwa kebakaran pom mini di Desa Paniis, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, Selasa (17/10/2023).
Korban bernama Galih Kustiman, warga Desa Wanasari, Kecamatan Surian, yang merupakan pegawai di pom mini tersebut.
"Betul ada korban, terluka bakar," kata Asep Zeni, petugas Puskesmas Sukamantri, kepada TribunJabar.id, Selasa.
Asep mengatakan, korban dirawat di Puskesmas Sukamantri dengan kondisi diinfus.
Luka bakarnya, meski ringan tapi membuat korban terkapar. Luka bakar berada di kedua betis korban.
"Yang ke puskesmas cuma satu orang. Kondisi pasien luka bakar pada kedua betis, hanya itu," katanya.
Luka bakar pada tubuh korban sekitar 30 persen.
Korban perlu perawatan di puskesmas karena dikhawatirkan kekurangan cairan tubuh.
Sambar dua rumah
Dalam video amatir dari warga terlihat api menyambar rumah warga yang berada tepat di samping pom mini tersebut.
Kobaran api membuat warga dan pengendara yang tengah melintas panik.
Danton UPT Damkar Sumedang Kota, Yayat Hidayat, membenarkan ada peristiwa tersebut.
"Informasi yang diterima sudah dua rumah warga tersambar api," kata Yayat kepada TribunJabar.id.
Yayat mengaku tengah meluncur ke lokasi kejadian setelah selesai melakukan pemadaman kebakaran rumah di wilayah Ganeas.
"Sepulang dari Ganeas, langsung meluncur ke TKP (Tanjungkerta) , namun mobil mogok di tanjakan Sudiplak, Sumedang. Mobil mengalami overheat," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Tempat-pengisian-bahan-bakar-atau-pom-mini-Tanjungkerta-Kabupaten-Sumedang.jpg)