Berita Viral

Viral Video Anak Jalanan Dianiaya Pemuda Kampung di Situbondo, Berawal dari Salah Paham

Sebuah video memperlihatkan anak jalanan dianiaya sejumlah pemuda di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, beredar viral di media sosial.

Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
TikTok @infosutibondo
Sebuah video memperlihatkan anak jalanan dianiaya sejumlah pemuda di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, beredar viral di media sosial. 

TRIBUNJABAR.ID - Sebuah video memperlihatkan anak jalanan dianiaya sejumlah pemuda di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, beredar viral di media sosial.

Video tersebut salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @situbondoinfo.

Dalam video tersebut nampak aksi kejar-kejaran antar dua kelompok pemuda.

Kemudian terlihat pula ada pemukulan terhadap salah satu anak jalanan.

Sementara itu ada pula video berdurasi 58 detik yang beredar di video Whatsapp.

Dalam video itu, terlihat ada pemuda kampung berjumlah sekitar 6 orang laki-laki dan anak jalanan berjumlah 3 orang.

Kelompok pemuda kampung itu menyerang kelompok anak jalanan menggunakan pentungan besi berukuran 50 centimeter.

Hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah disaksikan sebanyak lebih dari 23,3 ribu kali.

Belakangan, diketahui peristiwa tersebut terjadi di Alun-alun Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, pada Sabtu (14/10/2023).

Baca juga: Viral Video Rekaman CCTV Pencurian Baju dan Tas di Sragen, Satu Pelaku Diduga Masih di Bawah Umur

Kapolsek Besuki AKP Abdullah mengatakan, kedua kelompok tersebut sudah diamankan.

"Iya benar ada penganiayaan, lokasinya di sini (Taman Alun-Alun Besuki). mereka kemarin kami amankan," kata Abdullah pada Minggu (15/10/2023), dikutip dari Kompas.com.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah memanggil orang tua setiap pelaku dan korban ke Mapolsek Besuki untuk mendapatkan pengertian.

Adapun, kelompok pemuda kampung tersebut berasal dari Desa Pesisir, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo.

Sementara, anak jalanan itu berasal dari Kabupaten Probolinggo yang kebetulan singgah di Alun-Alun BEsuki setelah melakukan perjalanan dari Pulau Bali.

Untuk alasan penganiayaannya sendiri, Abdullah mengatakan, hal ini berawal dari kesalahpahaman.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved