NasDem Tak Terima Anies Hanya Mendapat 5 Persen di Hasil Survei, Layangkan Somasi pada LSI Denny JA

NasDem tak terima dengan rilis hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Senin (9/10/2023). 

Editor: Giri
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Anies Baswedan saat menyapa masyarakat di Lapangan Warung Awi, Desa Bongas, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (8/10/2023). 

TRIBUNJABAR.ID - NasDem tak terima dengan rilis hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Senin (9/10/2023). 

Survei itu menyebut elektabilitas bakal calon presiden (bacapres) yang diusung NasDem, Anies Baswedan, di Sumut hanya 5 persen.

Akibatnya, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Advokasi Hukum (BAHU) Partai Nasdem Sumut menyomasi LSI Denny JA, Senin (9/10/2023).

Dalam survei itu disebut, bacapres dari PDIP, Ganjar Pranowo, mendapat angka 65 persen dan bacapres dari Gerindra, Prabowo Subianto, 30 persen.

Ketua DPW Nasdem Sumut, Iskandar ST, mengatakan, apabila tidak ada jawaban somasi dari LSI Denny JA dalam tujuh hari ke depan, Nasdem akan mengambil langkah hukum.

"Pertama, melakukan gugatan secara perdata, bahkan juga melakukan langkah hukum secara pidana. Kami sudah menentukan langkah-langkah itu," ujar Iskandar saat konferensi pers di Auditorium DPW Nasdem Sumut di Jalan Prof HM Yamin.

Saat menyampaikan keterangan, Iskandar didampingi seratusan pengacara yang mengawal persoalan ini.

Iskandar menilai ada kejanggalan hasil survei LSI Denny JA.

Baca juga: Polemik Larangan Penggunaan GIM untuk Acara yang Dihadiri Anies, Bey Machmudin Jelaskan Kronologinya

Sebab pada Mei 2023, hasil survei elektabilitas LSI Denny JA untuk Anies mencapai 32,6 persen.

Namun, berselang empat bulan, tiba-tiba elektabilitas Anies berkurang drastis hanya tinggal 5 persen.

"Rata-ratanya hampir 7 persen di tiap bulannya turun dan hal ini belum pernah terjadi dalam sejarah survei," katanya.

"Kedua, kami melihat hasil surveinya dalam bilangan bulat tanpa ada desimal. Ketiga, hasil survei itu bertolak belakang dengan realita dan fakta di lapangan yang kami dapatkan," ucap Iskandar.

Iskandar juga mempertanyakan sebaran survei LSI Denny JA di 33 kabupaten/kota di Sumut, di mana disebutkan elektabilitas Anies begitu rendah.

"Kami memprediksikan Anies Baswedan akan menang secara mutlak di 20 kabupaten atau kota itu. Oleh karen itu, kami meminta dengan tegas kepada LSI Denny JA, untuk menyampaikan bagaimana penerapan dan metodologi yang dilakukan dalam survei tersebut," katanya.

Iskandar juga meminta LSI Denny JA memberi tahu jumlah responden dan sampel yang dilakukan di Sumut, serta sumber dana survei.

Baca juga: Ketua DPD PKS Kota Bandung Bahas Banyak Isu Saat Kunjungi Tribun, Harus Kerja Keras Menangkan Anies

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved