Senin, 27 April 2026

Anies Minta Poskora di Purwakarta Agar Diramaikan dengan Aktivitas di Dalamnya

bacapres yang diusung oleh Partai NasDem, PKS, PKB, dan Partai Ummat, Anies Rasyid Baswedan, meresmikan Posko Relawan Rakyat (Poskora) di Purwakarta.

Penulis: Deanza Falevi | Editor: Giri
TRIBUNJABAR.ID/DEANZA FALEVI
Bakal calon presiden Anies Rasyid Baswedan menyapa warga saat peresmian Posko Relawan Rakyat (Poskora) Anies-Muhaimin di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (7/10/2023). 

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Bakal calon presiden (bacapres) yang diusung oleh Partai NasDem, PKS, PKB, dan Partai Ummat, Anies Rasyid Baswedan, meresmikan Posko Relawan Rakyat (Poskora) di Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (7/10/2023).

Anies yang kemarin tidak didampingin bakal calon wapresnya, Muhaimin Iskandar, mengaku menyaksikan semangat perubahan yang luar biasa di Kabupaten Purwakarta ini bisa menular ke seluruh Jawa Barat.

"Saya tiba di Purwakarta menyaksikan semangat perubahan yang luar biasa, insyaallah gelora semangat ini menular ke seluruh Jawa Barat," kata Anies Baswedan saat meresmikan Poskora Anies-Muhaimin di di Jalan Kusumahatmaja, Kelurahan Cipaisan, dekat Alun-alun Kabupaten Purwakarta, Sabtu.

Anies mengatakan, Poskora di Purwakarta adalah salah satu Poskora termegah yang dimiliki di seluruh Indonesia.

Menurutnya, bangunan Poskora tidak boleh berdiri sebagai bangunan fisik.

"Disebut hidup atau tidak bukan karena nyamannya AC, bukan karena indahnya fasilitas, tapi karena aktivitas yang ada di dalamnya," ucap Anies Baswedan.

Baca juga: Banyak Baliho PDIP di Lokasi Acara Anies Baswedan, Rajiv NasDem Anggap Ucapan Selamat Datang

"Bangunan ini harus menjadi tempat bertemunya aktivis-aktivis partai dengan aktivis-aktivis relawan untuk bergerak menjangkau semua di Purwakarta," tambahnya.

Ia mengatakan gerakan perubahan ini bukan tentang satu orang, bukan tentang satu partai, bukan tentang satu koalisi tapi ini tentang keluarga-keluarga yang ada di seluruh Indonesia. Saat ini, ujar Anies, banyak masyarakat mengeluhkan beratnya biaya hidup dan sulitnya lapangan pekerjaan.

"Salah satu agenda gerakan perubahan kita, harga pangan yang terjangkau dan petani harus sejahtera serta lapangan pekerjaan yang mudah," katanya.

Anies Baswedan menambahkan, agenda perubahan tidak bisa diaksanakan jika tidak punya wewenang. Jika ada wewenang bisa melakukan perubahan, tanpa wewenang hanya usul dan protes.

Baca juga: Jusuf Kalla Bekali Anies Baswedan dengan Suplemen Multivitamin, Katanya Biar Kuat

"Karena itulah kenapa sekarang kita berjuang, kita berjuang supaya rakyat pemegang kekuasaan memberikan kewenangan kepada, kita sehingga kita menggunakan kewenangan itu untuk menghadirkan kebijakan yang berkeadilan," ucap Anies.

Di antara yang datang ke peresmian itu, terdapat sekitar 30 orang tunanetra yang tergabung dalam Komunitas Tunanetra Kabupaten Purwakarta.

Mereka hadir dengan membawa spanduk dukungan kepada Anies-Muhaimin. Meski dalam terbatas, mereka hadir penuh semangat untuk menyambut kedatangan Anies Baswedan.

Kehadiran komunitas tunanetra itu pun tak sia-sia.

Mereka pun disambut hangat oleh Anies Baswedan ketika keluar dari gedung posko itu, rangkulan tangan Anies membelai pundak para penderita tunanetra itu. Terdengar Anies mengucapkan terima kasih atas dukungan yang mereka berikan kepada dirinya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved