Rabu, 15 April 2026

Timnas Indonesia U17 Besok Berangkat ke Jerman, 2 Pemain Diaspora Ikut Dibawa

Tim besutan Bima Sakti itu pun akan menjalankan pemusatan latihan (TC) di Jerman sampai akhir Oktober mendatang.

Editor: Ravianto
instagram
Welber Jardim, pemain junior klub Brasil, Sao Paulo yang akan dibawa Timnas Indonesia U-17 untuk TC di Jerman. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Timnas Indonesia U-17 terus mematangkan persiapannya jelang tampil di Piala Dunia U-17.

Tim besutan Bima Sakti itu pun akan menjalankan pemusatan latihan (TC) di Jerman sampai akhir Oktober mendatang.

Garuda Muda yang rencananya bermateri 28 pemain itu dijadwalkan terbang ke Negeri Panzer, Minggu (17/9/2023).

Namun, sebelum bertolak ke Jerman, Iqbal Gwijangge dan kolega menjalankan serangkaian tes fisik dalam sesi latihan di Lapangan A Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (16/9/2023).

"Sebelum berangkat ke Jerman akan melakukan tes lagi dan sebelumnya kita sudah melakukan tes VALD di medical center PSSI," kata Bima Sakti.

"Tapi kali ini kita akan berangkat ke Jerman. Kami akan tes lagi mereka," jelasnya.

Timnas U17 Indonesia. Berdasarkan hasil drawing, Indonesia bergabung di Grup A bersama Maroko, Ekuador, dan Panama.
Timnas U17 Indonesia. Berdasarkan hasil drawing, Indonesia bergabung di Grup A bersama Maroko, Ekuador, dan Panama. (pssi.org)

Bima Sakti mengatakan, serangkaian tes itu dilakukan untuk menyusun program latihan selama pemusatan latihan di Jerman.

"Kami ambil data mereka untuk kami susun lagi program latihan lagi di Jerman," ungkap pelatih berusia 46 tahun itu.

Pada sesi latihan terakhir di terakhir di Jakarta itu, para pemain Timnas Indonesia U-17 diberikan materi latihan mulai dari tes kecepatan sampai kelincahan.

Baca juga: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Ekuador, Panama dan Maroko di Grup A Piala Dunia U17 2023

Tes fisik yang diberikan kepada para pemain itu antara lain adalah tes kecepatan, vertical jump, dan Yo-Yo test untuk mengetahui Vo2 Max.

"Mereka tes speed, kemudian vertical jump, kemudian juga ada yoyo test untuk mengetahui VO2Max mereka," ujar Bima Sakti.

Secara keseluruhan, Bima Sakti, mengaku sudah cukup puas dengan progres kebugaran anak didiknya tersebut.

Namun, pelatih yang sukses membawa Indonesia menjuarai Piala AFF U-16 itu mengaku ingin para pemainya mencapai performa terbaik mereka.

"Progresnya sudah puas tapi kami kan harus selalu mengupgrade terus kondisi mereka, kemudian performa mereka," ujar Bima Sakti.

"Yang paling penting yang saya sering sampaikan, mereka mengerti game plan yang sudah kami latih selama ini," jelasnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved