Yakin Prabowo Wujudkan Berobat Gratis, Dedi Mulyadi : Warga Purwakarta Dulu Cukup Pakai KTP
Kang Dedi Mulyadi (KDM) meyakinkan perjuangan Prabowo Subianto untuk mewujudkan berobat gratis
TRIBUNJABAR.ID – Kang Dedi Mulyadi (KDM) meyakinkan perjuangan Prabowo Subianto untuk mewujudkan berobat gratis bagi seluruh rakyat Indonesia akan bisa terwujud.
Hal itu berkaca dari program yang digulirkan Dedi Mulyadi saat menjabat Bupati Purwakarta dua periode. Saat itu warga cukup membawa KTP dan bisa berobat gratis di 11 rumah sakit Purwakarta, Bandung dan Jakarta.
“Zaman dulu kan warga Purwakarta berobat cukup pakai KTP. Maka ke depan harus seperti itu lagi,” kata Dedi Mulyadi di acara Safari Cinta untuk Prabowo Subianto Pemimpin Istimewa di Desa Taringgul Tonggoh, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Selasa (12/9/2023) malam.
Menurutnya tidak semua warga saat ini dijamin oleh BPJS. Bahkan ada warga yang memiliki BPJS tapi setiap bulan tidak membayar sehingga memiliki tunggakan. Alhasil saat akan berobat kesulitan karena tunggakan membengkak.
Baca juga: 407 Warga Garut Tiba-tiba Ditagih Utang Total Miliaran, Dedi Mulyadi Pertanyakan Teka-teki Ini
KDM mengatakan, bagi mereka yang mengkritik karena saat ini sudah ada BPJS yang menjamin warga, hal tersebut salah cara berpikir. Sebab tidak semua orang diberi BPJS oleh pemerintah.
“Kesehatan itu harus ter-cover semua, harus dijamin negara. Pendataan pemerintah bisa salah karena data itu berkembang setiap saat, sementara pendataan ada jangka waktunya,” ucapnya.
Ia mencontohkan, seorang istri mulanya memiliki suami dan BPJS keluarganya ditanggung oleh perusahaan. Tetapi suatu saat suaminya dipecat atau meninggal dunia dan harus menggunakan BPJS mandiri. Sementara kondisi ekonominya sedang menurun.
Saat istri tersebut saat akan berobat justru kesulitan karena biaya harus ditanggung oleh sendiri. Berbeda dengan konsep Prabowo yang akan mewujudkan seluruh warga bisa berobat gratis.
“Sakit itu bukan urusan si kaya dan si miskin. Orang kaya saja kalau sakit stroke keluar uang Rp 10 juta per bulan lama-lama bisa miskin,” ujarnya.
Baca juga: Curhat Kerap Dipalak Preman, Dompet Sopir Truk Asal Jambi Malah Dirampas Dedi Mulyadi
“Jaminan kesehatan adalah tanggung jawab negara,” kata Dedi Mulyadi.
Selain berobat gratis, akan dibuat rumah sakit rujukan di setiap kabupaten/kota. Sehingga untuk warga Jawa Barat tidak tersentralkan ke RS Hasan Sadikin Bandung. Nantinya setiap kabupaten/kota akan memiliki rumah sakit rujukan sekelas RSHS.
Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Jabar Segera Berakhir, Jangan Sampai Terlewat |
![]() |
---|
Pengamat Respons SE Gubernur Dedi Mulyadi Soal Larangan Knalpot Tak Sesuai Spesifikasi |
![]() |
---|
PLN UP3 Purwakarta Sukses Energize Pasang Baru PT VinFast Automobile Indonesia Daya |
![]() |
---|
PLN UP3 Purwakarta Gelar Refreshment P2TL untuk Tingkatkan Kompetensi Layanan Prima Pegawai |
![]() |
---|
YBM PLN UP3 Purwakarta Wujudkan Rumah Layak Huni di Pasawahan Anyar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.