Kamis, 7 Mei 2026

Pilpres 2024

Ridwan Kamil tidak Memiliki Catatan Loyal kepada Partai, Kata Pengamat Politik

Ridwan Kamil, ujarnya, hanya akan memuji bahkan masuk partai saat merasa memerlukan dan meninggalkan partai saat mendapat peluang bagus untuknya. 

Tayang:
Editor: Hermawan Aksan
Kolase Wartakotalive.com
Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin, mengatakan skenario Ridwan Kamil menjadi cawapres mendampingi Ganjar Pranowo mungkin terjadi. 

TRIBUNJABAR.ID - Penjabat Ketua Umum Angkatan Muda Siliwangi (AMS), Ruly Alviandi, mengatakan, saat ini sejumlah bacapres menganggap Jawa Barat sudah aman sebagai lumbung suara.

Itu sebabnya, koalisi pengusung berlomba-lomba mencari bakal cawapres yang beririsan kepada pemilih di Jawa Timur.

"Padahal, kalau kita secara objektif, siapa yang bisa menguasai Jabar? Betapa naifnya kalau tidak menghitung tokoh Jabar," ujar Ruly di Jalan Braga, Kota Bandung, Jumat (8/9/2023).

Menurutnya, ada sejumlah tokoh di Jabar yang memiliki pengaruh terhadap pilpres. 

"Saya kira siapa pun calon presiden seharusnya menghitung bahwa tokoh Jabar juga perlu menjadi hitungan mereka. Jabar ini memiliki potensi besar, ada 35,7 juta penduduk, itu bukan angka yang kecil," katanya. 

Saat disinggung nama Ridwan Kamil, sebagai salah satu tokoh Jabar yang memiliki pengaruh dan berpotensi menjadi bakal cawapres, Ruly menyebut mantan gubernur Jabar itu merupakan salah satunya.

"Ya, itu salah satunya. Saya tidak berani menyebut nama, takutnya menyinggung tokoh lain, tapi saya kira semua sudah tahulah, kemarin juga sudah muncul di survei," ucapnya.

Ruly mengaku, pada awal tahun 2023 AMS sudah menyatakan sikap mendukung Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024.

Baca juga: Headline Tribun Jabar: Golkar Relakan Ridwan Kamil Jadi Bakal Cawapres Ganjar Pranowo tapi . . .

Pihaknya bakal kembali melakukan konsolidasi untuk menyatukan suara dalam pesta politik nanti.

"Kami akan konsolidasi politik ke distrik-distrik di kabupaten-kota, kami akan arahkan pada satu pilihan yang memang kami hitung pantas untuk kita ambil di Pilpres."

"Kalau [bakal calon] presiden, kami pernah mendeklarasikan kepada Pak Ganjar Pranowo, tapi itu juga perlu ditindaklanjuti karena belum pernah komunikasi lagi," katanya.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin, mengatakan skenario Ridwan Kamil menjadi cawapres mendampingi Ganjar Pranowo mungkin terjadi.

"Saya sudah lama mendapat bocoran itu. Maka, kalau saat ini ada pernyataan Megawati bahwa Emil dipertimbangkan cawapres Ganjar, ya itu sangat mungkin, apalagi di politik itu tak ada yang tak mungkin," ujarnya saat dihubungi, Selasa (5/9/2023).

Namun, ujarnya, kemungkinan Golkar pindah haluan menjadi koalisi bersama PDI Perjuangan tidak akan terjadi. Golkar, tegasnya, tetap akan berada di Koalisi Indonesia Maju dan mengusung Prabowo Subianto.

"Jadi, Emil itu atas nama pribadi bukan Golkar sebagai institusi kepartaian yang jelas resmi mengusung Prabowo."

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved