Enam Orang di Sukaluyu Cianjur yang Terjangkit DBD Dirawat di RS, Dua Kampung Langsung Difogging

Enam orang di dua kampung di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur positif Demam Berdarah Dengue (DBD).

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/FERRI AMIRIL MUKMININ
Foto ilustrasi. Enam orang di dua kampung di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur positif demam berdarah dengue (DBD). 

Laporan Kontributor Tribunjabar Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Enam orang di dua kampung di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur positif demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Puskesmas Sukaluyu, Nurul Hadi, mengatakan, pihaknya telah menerima laporan enam orang warga yang terjangkit DBD.

Keenam orang positif DBD di dua Kampung di Desa Sukamulya, yakni Kampung Pasir Landak dan Kampung Pasir Domba.

"Kami menerima laporan adanya warga yang dirawat di rumah sakit karena positif DBD. Jadi kami langsung melakukan pengecekan ke dua kampung tersebut untuk memastikan ada tidaknya sumber sarangnya," katanya, Selasa (5/9/2023).

Keenam warga yang positif DBD tersebut lanjut dia, sempat menjalani perawatan di rumah sakit dan saat ini kondisinya sudah pulih dan pulang.

Baca juga: Waspada Nyamuk Aedes Aegepti Lebih Ganas di Musm Kemarau, Ratusan Warga Terjangkit DBD di Purwakarta

Namun hingga saat ini ia belum mendapat laporan adanya pasien yang terjangkit DBD dirawat di puskesmas.

"Kami hanya menerima laporan di rumah sakit belum mendapatkan pasien yang dirawat di puskesmas. Karena itu, kami mengimbau warga agar pemeriksaan dilakukan di puskesmas," ujar Nurul.

Ia mengatakan, pihaknya kini tengah melakukan pengecekan dan penyuluhan sosialisasi pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Bahkan setelah Penyelidikan Epidemiologi (PE) hasilnya negatif.

"Kami sudah melakukan PE dan sosialisasi. Namun, kebanyakan warga minta dilakukan fogging jadi kami langsung berkoordinasi dengan dinas dan melaksanakan fogging di dua kampung tersebut," katanya.

Dia menambahkan, pihaknya terus gencar memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada warga Kecamatan Sukaluyu agar melaksanakan PSN 3M plus.

Baca juga: Ratusan Warga Subang Terserang DBD, 2 Warga Tercatat Meninggal, Kadinkes Ingatkan Cuaca Ekstrem

Agar tidak memberikan ruang untuk nyamuk membuat sarang.

"Sosialisasi dan penyuluhan masih dilaksanakan tapi masih ada saja warga yang belum sadar bahayanya sarang nyamuk terlebih lagi nyamuk Aedes Aegypti," ucap Nurul. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved