Sabtu, 11 April 2026

Petugas Damkar Sukabumi Kewalahan Kendalikan Api di Hutan Gunung Walat, Titik Api Masih Banyak

"Selain itu, pemadaman juga sulit karena banyaknya pohon pinus yang sudah kering. Nah, jadi api merembet ke atas pohon"

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Adityas Annas Azhari
Tribun Jabar/Dian Herdiansyah
Kondisi kebakaran kawasan hutan Gunung Walat di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Tim gabungan pemadaman kebakaran hutan Gunung Walat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi kesulitan memadamkan api, Jumat (01/09/2023).

Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengungkapkan, kesulitan tersebut salah satunya akses jalan menjadi salah satu faktor penyebab kesulitan petugas gabungan untuk memadamkan api. 

"Mobil pemadam kebakaran tidak bisa memasuki ke Tempat Kejadian Kebakaran (TKK). Ini menjadi hambatan," ujarnya, kepada Tribunjabar.id, di lokasi kejadian. 

Kondisi kebakaran kawasan Hutan Pendidikan Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Gunung Walat di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (1/9/2023).
Kondisi kebakaran kawasan Hutan Pendidikan Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Gunung Walat di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (1/9/2023). (Tribun Jabar)

Upaya terjadi kebakaran lebih besar, pihak petugas gabungan melakukan pemadaman dengan cara tradisional. 

"Kami dalam hal ini, upaya pemadaman dengan alat seadanya atau alat tradisional, dan saat ini sekira pukul 17.00  juga masih terdapat titik-titik yang apinya masih menyala," ucap Daeng Sutisna

Luas lahan yang terbakar di kawasan hutan tersebut, ada sekitar 10 hektare. Termasuk lahan yang dikelola hutan oleh kampus IPB terdiri dari Pohon pinus dan damar. 

Baca juga: 10 Hektare Hutan di Kampus IPB Gunung Walat Sukabumi Terbakar, 4 Jam Lebih Api Belum Padam

"Selain itu, pemadaman juga sulit karena banyaknya pohon pinus yang sudah kering. Nah, jadi api merembet ke atas pohon," tutupnya. 

Komandan Pos Damkar Cibadak, Iyep Yosepa, mengatakan dalam pemadaman yang terkahir dilakukan api bisa terkendali. 

Namun bara api masih terus menyala dan adanya kepulan asap di pohon-pohon sehingga berpotensi api muncul kembali. 

Baca juga: Kerap Terjadi Tak Jauh dari Pemukiman, Kebakaran Hutan di Majalengka Tak Makan Korban

"Api bisa kami kendalikan. Tapi ini sangat berpotensi api bisa terus menjalar, karena masih ada titik-titik api, karena api tidak benar-benar padam," ungkapnya. 

Pemadaman api tidak bisa dilakukan secara maksimal, mengingat api tidak bisa dipamdamkan air akibat tidak akses jalan mobil. 

"Kendalanya tidak ada akses jalan masuk unit. Sehingga pemadaman dengan alat sederhana dan tradisional," ucapnya.

Baca juga: Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Kapolres Indramayu Masuk ke Hutan Lakukan Patroli Intensif

Sebelumnya, kawasan Hutan Pendidikan Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Gunung Walat di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi mengalami kebakaran, Jumat (01/09/2023). 

Kebakaran bermula diketahui warga dari arah jalan utama Sukabumi-Bogor melihat adanya kepulan asap tebal di atas Gunung Walat

Kepala Pusat Pengendali Operasi (Kapusdalops) Badan Penanggulangan Bencana, Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan, kejadian sekitar antara pukul 11.00 hingga 12.00. 

Baca juga: Imbas El Nino, Kebakaran Hutan dan Lahan di Bandung Barat Bisa Terjadi 2 Hingga 3 Kali Sehari

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved