Minggu, 19 April 2026

Disdikpora Cianjur Sebut Pelaku Pembacokan Pelajar SMP Bukan Sesama Pelajar

Saat korban dan kedua temannya hendak pulang, kelompok pelaku tiba-tiba menebaskan senjata tajamnya ke arah korban.

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Fauzi Noviandi
Kabid SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur Helmi Halimudin, Senin (21/8/2023) 

Laporan Kontributor Tribunjabar Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur memastikan pelaku pembacokan pelajar hingga meninggal dunia bukan sesama pelajar.

Kabid SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur Helmi Halimudin menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima aksi tawuran tersebut melibatkan pelajar antara SMP di Kecamatan Sukaluyu dan Mande.

"Awalnya kedua kelompok pelajar tersebut sudah saling berkomunikasi untuk melakukan aksi tawuran lima lawan lima," ucapnya pada wartawan, Senin (21/8/2023).

Setelah melakukan aksi tawuran, lanjut dia, salah satu kelompok pelajar tersebut meminta bantuan kepada 15 orang.

Baca juga: Luka di Leher Pelajar SMP di Cianjur Ini Membuat Nyawanya Tak Tertolong Akibat Tawuran

Saat korban dan kedua temannya hendak pulang, kelompok pelaku tiba-tiba menebaskan senjata tajamnya ke arah korban.

"Saat itu korban hendak pulang bersama kedua temanya menaiki motor, pelaku dari arah depan langsung menebaskan senjata tajamnya lalu mengenani leher korban," kata dia.

Helmi mengatakan, korban sempat dibawa ke RSUD Cianjur untuk mendapatkan pertolongan dan penanganan medis, namun nyawanya tak tertolong dan meninggal dunia.

"Sebanyak tujuh orang pelaku berhasil diamankan petugas Kepolisian. Dari ketujuh pelaku itu tiga di antaranya bukan pelajar dan sudah dewasa sedangkan tiga lainya masih sekolah," ucapnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya menyerahkan semua proses hukum terkait kasus tewasnya seorang pelajar SMP tersebut kepada Kepolisian setempat.

"Kami juga dalam waktu dekat akan segera mengumpulkan semua kepala sekolah SMP di Cianjur untuk melalukan pencegahan aksi kekerasan dan tawuran antar pelajar," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved