Bupati Bandung Akui Kondisi Fasilitas Damkar Jauh dari Kata Ideal, Berupaya Ditambah Secara Bertahap

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, membenarkan kondisi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung, jauh dari kata ideal.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Giri
lutfi ahmad mauludin/tribun jabar
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bupati Bandung, Dadang Supriatna, membenarkan kondisi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung, jauh dari kata ideal.

Dadang mengungkapkan, memang kini Disdamkar Kabupaten Bandung masih kekurangan personel, pos, hingga unit kendaraan.

"Oleh karena itu kemarin kami sudah mengusulkan di anggaran murni 2024, untuk menambah tiga pos, terutama di wilayah yang jauh jangkauan berikut armadanya," ujar Dadang saat ditemui di rumah dinasnya yang berada di Soreang, Senin (7/8/2023).

Dadang mengatakan, pos damkar perlu ditambah agar semakin dekat dengan lokasi kalau terjadi kebakaran.

"Jangan sampai damkar datang dengan membawa peralatan tapi (objek terbakar) sudah habis," kata Dadang.

Dadang mengatakan, pihaknya sedang membuat role model terkait pos damkar yang sifatnya permanen sesuai dengan SOP dan aturannya.

"Secara bertahap kita akan terus menambah. Sebab anggarannya (untuk pos damkar) memang cukup mahal. Kemarin tiga lokasi itu hampir Rp 12 miliar," ujar dia.

Baca juga: Damkar Sumedang Didatangi Ibu dan Bayinya Dini Hari Tadi, Lepaskan Cincin Emas di Jari Sang Bayi

Dia berharap, ke depan, ada satu pos damkar lengkap dengan fasilitasnya di setiap kecamatan.

"Namun anggarannya memang cukup tinggi. Sehingga untuk sampai ke sana, kami melakukannya secara bertahap," tuturnya.

Dadang juga tak mengelak terkait kondisi Pos Damkar Sektor Cieleunyi yang mengkhawatirkan. 

Pos Damkar Sektor Cileunyi berada di garasi rumah dinas camat yang ukurannya hanya 4x4 meter. Bahkan di pos itu tak ada toilet.

"Memang kondisinya kurang layak, itu yang di Cileunyi, tentu kami berupaya supaya lebih layak," kata Dadang.

Pihaknya juga akan meninjau langsung Pos Damkar Sektor Cileunyi.

Baca juga: BREAKING NEWS, Kebakaran Hebat di Pasar Sadang Serang Bandung, Tim Damkar Kerja Keras Memadamkan

"Supaya bisa melihat dan memastikan langsung kondisinya, untuk gambaran dan masukan yang nantinya disesuaikan dengan role medel pos damkar," tuturnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung, Hilman Kadar, juga membenarkan pihaknya kekurangan personel, pos, dan unit kendaraan.

Tak hanya itu, Hilman juga mengakui, kondisi Pos Cileunyi yang ada sekarang jauh dari kata ideal dan sangat mengkhawatirkan.

"Memang Pos Cileunyi ini menjadi prioritas kami," kata Hilman.

Hilman menjelaskan, Damkar Kabupaten Bandung hanya memiliki sembilan pos dan 14 unit unite kendaraan pemadam. 

"Idealnya di 31 kecamatan itu ada, tapi minimal setengah dari jumlah kecamatan, yakni 15 pos dengan ditunjang dua armada (setiap pos)," ujar Hilman.

Dua kendaraan itu terdiri atassatu mobil pancar dan satu penyuplai.

Baca juga: Miris, Pos Damkar Sektor Cileunyi Kabupaten Bandung Nebeng di Garasi, Sempit dan Tanpa Toilet

"Sebab lima ribu liter air itu jika disemprotkan terus-menerus habis dalam waktu hanya tujuh menit," katanya.

Mengenai personel, kata Hilman, kini hanya terdapat 90 orang. Idealnya mencapai 150 personel.

Untuk meminimalisasi kekurangan, kata Hilman, pihaknya kini sudah membentuk relawan damkar di setiap desa.

"Kami juga bekerja sama dengan beberapa perusahaan yang memiliki unit damkar, dan yang memiliki hidran. Jadi jika terjadi kebakaran di wilayah tersebut, perusahaan itu menurunkan unitnya," katanya.

Hilman mengatakan, tiga pos yang akan dibangun ada di Cilengkrang, Cimenyan, dan Kertasari. Setiap pos itu nanti akan disediakan satu kendaraan damkar.

Sebab wilayah tersebut jauh dari pos yang ada sekarang.

Bukan cuma itu, juga ada penambahan motor pemadam.

"Motor ini untuk menanggulangi jika terjadi kebakaran di lokasi yang sulit dijangkau oleh mobil pemadam yang ada, misal jalannya kecil dan lainnya," ucapnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved