Pernyataan Sikap PPNKRI terhadap Perayaan Asyuro Syi’ah
Paguyuban Pengawal NKRI (PPNKRI) menyampaikan surat pernyataan sikap penolakan perayaan Asyuro Syi’ah
2. Tidak ada korelasi antara Asyuro Syi'ah Iran dengan budaya Sunda, itu hanyalah bentuk Taqiah (Kamuflase) orang Syi'ah.
3. Meminta klarifikasi dan tanggung jawab kepada Pemkot Bandung terhadap rangkaian kegiatan sesat Asyuro Syi'ah yang dilakukan di Pendopo kota Bandung yang dilaksanakan pada hari Selasa 11 Juli 2023. Karena hal itu bisa menjadi preseden buruk terhadap kota Bandung terutama Pemkot yang telah memfasilitasi kegiatan kaum Syi'ah, sehingga Pemkot terkesan mendukung kegiatan sesat tersebut dan Kota Bandung bisa tercoreng karena hal itu.
4. Kami Menolak kegiatan sesat Asyuro Syi'ah yang memupuk permusuhan serta menanamkan kebencian kepada istri Rasulullah yaitu Aisyah Radhiyallahu Anha dan para Sahabat Radhiyallahu Anhum Ajma’in, terutama Abu Bakar As-shidiq dan Umar bin Khattab.
5. Menghimbau kepada seluruh kaum Muslimin (Ahlu Sunnah wal Jama'ah) untuk menjaga dan membentengi keluarga dan tetangga dari kesesatan ajaran Syi'ah yang sudah dinyatakan dilarang oleh pengadilan sebagaimana yang tertuang dalam putusan Mahkamah Agung RI Nomor, 1787 K/Pid/2012 yang telah memutuskan bahwa ajaran Syiah menyimpang dari agamaIslam, yang mana keputusan diatas telah Final dan Inkracht van gewijsde (berkekuatan hukumtetap). Dan juga diperkuat oleh KEPUTUSAN FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) PROV. JAWA TIMUR No. Kep-01/SKF- MUI/JTM/I/2012 TENTANG KESESATANAJARAN SYI’AH.
6. Meminta kepada Aparat untuk bersikap tegas terhadap kegiatan sesat dan ilegal tersebut untukmenjaga persatuan dan kesatuan NKRI (karena indonesia bukan Iran) dan kondusifitas kota Bandung khusunya dan Jawa Barat pada umumnya.
7. Mengajak kepada seluruh elemen Umat Islam (Ormas, OKP, Harokah, Jawara/Paguron Silat dan Ponpes) untuk berjaga-jaga (RIBATH), Mengawasi lingkungan sekitar dari ritual sesat Asyuro Syi'ah yang dilaksanakan pada hari Kamis, 27 Juli dan Jum'at, 28 Juli 2023 (9 dan 10 Muharram 1445) terutama di titik potensial dilaksanakannya acara sesat Asyuro Syi'ah.
8. Perayaan asyuro syi’ah disinyalir terdapat unsur penghinaan dan penistaan terhadap Sahabat Nabi shalallahu alaihi wassalam dan Agama Islam.
Demikian Pernyataan Sikap Paguyuban Pengawal NKRI (PPNKRI). Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala selalu melindungi dan memberikan keberkahan bagi bangsa dan rakyat Indonesia. Hasbunallah wani’mal wakil ni’mal maula wani’man nashir.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/paguyuban-pengawal-nkri-ppnkri.jpg)