Gudang Kardus Bekas di Pangandaran Alami Kebakaran, Diduga akibat Cuaca Panas
Sebelum kebakaran, kondisi kardus bekas itu bertumpuk terus kebetulan cuaca panas dan akhirnya ada api menyala sendiri.
Penulis: Padna | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Diduga karena cuaca panas, gudang kardus bekas milik sebuah perusahaan di Pangandaran mengalami kebakaran.
Peristiwa ini tepatnya terjadi di gudang milik perusahaan PT BDR di wilayah Dusun Ciheuras Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran.
Staf Damkar Pangandaran, Septian Agriatna mengatakan, kronologinya pada Jum'at (21/7/2023) Pukul 10:50 WIB ,ada satu karyawan di PT BDR yang mencium bau asap.
"Tapi, pas diliat ternyata ada kebakaran," ujar Septian kepada Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Jum'at (21/7/2023) siang.
Baca juga: BPBD Sumedang Imbau Pendaki dan Petani Tak Buat Api di Hutan, Ada Potensi Kebakaran pada Kemarau Ini
Kemudian, tidak lama melalui kantor BPBD menghubungi pihak pemadam kebakaran Pangandaran.
"Menghubungi Damkar sekitar pukul 10:57 WIB. Kemudian, satu unit mobil Damkar dari Pos 2 di Pangandaran langsung ke lokasi kejadian," katanya.
Untuk melakukan pemadaman api tidak membutuhkan waktu lama, pihaknya hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit.
"Tapi, pendinginan yang lama itu sampai jam setengah satu siang," ucap Septian.
Sementara untuk sebab kebakaran, Ia menduga akibat cuaca matahari yang cukup panas dan menyebabkan api menyala sendiri.
Karena sebelum kebakaran, kondisi kardus bekas itu bertumpuk terus kebetulan cuaca panas dan akhirnya ada api menyala sendiri.
Kenapa dugaan akibat cuaca? Karena, lokasi itu merupakan lokasi tidak boleh merokok sedangkan kalau dari korsleting listrik di lokasi tersebut tidak arus listrik.
"Lokasi titik api juga berada di tengah tumpukan kardus. Jadi, karena panas mungkin terus keluar api. Banyak tumpukan kardus yang terbakar karena memang gudang kardus bekas," ucapnya.
Meskipun demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut hanya perusahaan yang bersangkutan mengalami kerugian.
"Alhamdulillah, enggak ada orang yang terkena api. Tapi, kerugian mungkin ada sekitar Rp 5 juta," kata Ia. *
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Suasana-saat-tim-Damkar-Pangandaran-melakukan-pemadaman-dan-pendinginan.jpg)