Waspada, Delapan Orang Terserang Penyakit DBD, Kini Merebak di Satu Kelurahan di Kota Cimahi

ejumlah warga di RW 13, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, terserang Demam Berdarah Dengue (DBD), sehingga aparat setempat

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/HILMAN KAMALUDIN
Petugas saat melakukan fogging untuk memberantas nyamuk penyebab DBD di RW 13, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Kamis (6/7/2023). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Sejumlah warga di RW 13, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, terserang demam berdarah dengue (DBD), sehingga aparat setempat tengah mewaspadai penyakit tersebut.

Semua warga yang terserang penyakit DBD tersebut langsung mendapat perawatan di rumah sakit hingga akhirnya sebagian warga saat sudah kembali sembuh, namun masih ada yang harus mendapat perawatan.

Ketua RW 13, Momon Suparlan mengatakan, penyakit DBD itu sudah mengkhawatirkan karena ada 8 warga yang terserang dengan rincian 6 warga sudah selesai mendapat perawatan dan 2 orang lagi masih dirawat di Rumah Sakit Bunda Kasih.

"Dari total 8 orang itu, mayoritas yang terserang DBD merupakan anak-anak. Tapi sebagian sudah pulih dan sebagian lagi masih dirawat di rumah sakit," ujarnya di Leuwigajah, Kamis (6/7/2023).

Baca juga: WASPADA, DBD Merajalela di Ciamis Sudah Ada 118 Kasus pada 2023, Satu Orang Meninggal Dunia

Setelah banyak warga yang terserang DBD tersebut, pihaknya langsung melakukan pencegahan agar penyakit ini tidak semakin merebak dan tidak ada lagi warganya yang kembali terserang.

Ia mengatakan, setelah DBD merebak pihaknya langsung minta fogging atau pengasapan ke pihak kelurahan dan kecamatan ke setiap rumah warga, terutama yang sudah terserang DBD tersebut

"Untuk fogging tadi siang sudah dilaksanakan dengan sasaran semua rumah warga karena ibu-ibu khawatir anak-anaknya bisa terserang DBD," kata Momon.

Selain itu, pihaknya juga sudah mengagendakan untuk melakukan pembersihan lingkungan atau korve seminggu satu kali sebagai langkah pemberantasan sarang nyamuk agar DBD tidak kembali muncul.

Kasi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Romi Abdurakhman mengatakan, secara keseluruhan hingga Juni 2023, total ada 123 kasus DBD di Kota Cimahi.

Baca juga: Diduga Perubahan Cuaca dan Tempat Kurang Bersih, Lima Warga Sukaluyu Cianjur Terjangkit DBD

"Total warga yang terserang DBD itu tersebar di semua wilayah Kota Cimahi, terutama wilayah Kelurahan Melong, Cipageran, dan Cigugur Tengah," ucap Romi.

Dengan merebaknya penyakit DBD itu pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan harus menjaga lingkungan rumah tetap bersih agar DBD tidak kembali muncul. (*)

Silakan baca berita terbaru Tribunjabar.id lainnya, klik GoogleNews

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved