Kamis, 4 Juni 2026

Ciri-Ciri ASI akan Keluar Saat Hamil dan Tips Persiapan Menyusui

Ternyata terdapat beberapa ciri-ciri ASI yang akan keluar saat hamil yang dapat dikenali lho Mommies. Beberapa ciri-ciri ASI akan keluar saat hamil

Tayang:
Istimewa
Ciri-Ciri ASI akan Keluar Saat Hamil dan Tips Persiapan Menyusui 

TRIBUNJABAR.ID,- Produksi ASI biasanya dimulai saat Mommies telah memasuki kehamilan trimester 3.

Meskipun telah diproduksi, ASI seharusnya belum akan keluar selama kehamilan karena terhambat oleh hormon estrogen dan progesteron.

Tetapi ASI mungkin dapat keluar beberapa tetes selama kehamilan. Salah satu ciri-ciri ASI yang akan keluar saat hamil yaitu dengan adanya cairan yang disebut kolostrum menetes dari payudara Mommies.

Ternyata terdapat beberapa ciri-ciri ASI yang akan keluar saat hamil yang dapat dikenali lho Mommies. Beberapa ciri-ciri ASI akan keluar saat hamil diantaranya yaitu:

  • Payudara terasa sakit dan sangat sensitif
  • Puting membesar dan terlihat lebih gelap daripada biasanya
  • Mulai terasa pembesaran payudara akibat jumlah dan kelenjar susu yang meningkat
  • Munculnya benjolan-benjolan kecil di sekitar areola
  • Keluarnya kolostrum dari payudara

Konsep dasar menyusui
Menyusui adalah pemberian ASI kepada bayi baik secara langsung melalui payudara maupun melalui proses pemerasan (expressed breast-feeding).

Menyusui memiliki manfaat baik untuk Ibu maupun untuk bayi. Berikut manfaat untuk Ibu:

  1. Menurunkan risiko penyakit payudara
  2. Menurunkan retensi berat badan
  3. Menurunkan risiko menderita penyakit arteri koroner

Sedangkan manfaat menyusui untuk bayi, diantaranya:

Menurunkan berbagai penyakit seperti, diare, otitis media, botulisme, meningitis bakterial, infeksi saluran kemih, dll.

Kandungan nutrisi ASI
Air menjadi bahan ASI yang paling banyak. Sekitar 90 persen ASI mengandung air. Kekentalan ASI tidak akan membuat bayi sulit mencernanya, karena disesuaikan dengan saluran pencernaan Si Kecil.

Selain air, kandungan nutrisi lainnya yang terdapat pada ASI, yaitu:

1. Karbohidrat
Karbohidrat dalam ASI berupa laktosa yang membantu mengurangi kadar bakteri buruk di dalam perut. Nutrisi ini juga dapat membantu penyerapan magnesium, kalsium, dan fosfor.

2. Protein
ASI menjadi bahan makanan untuk bayi yang kaya akan protein. Bahkan kualitas proteinnya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan susu sapi karena mengandung asam amino yang lebih lengkap.

Asam amino ini dapat membantu meningkatkan perkembangan otak pada bayi. Jenis protein yang terkandung dalam ASI ini yaitu whey protein sebesar 60 persen, dan 40 persen sisanya berupa kasein.

3. Kolostrum
Kolostrum merupakan ASI yang diproduksi saat setelah bayi lahir. Kolostrum kaya akan nutrisi, yaitu:

  • Protein
  • Vitamin A
  • Garam
  • Nitrogen
  • Sel darah putih
  • Antibodi tertentu

Kapan asi akan keluar ketika hamil?
Pastinya Mommies sering bertanya-tanya apakah penyebab ASI keluar saat masa kehamilan?

Produksi ASI dimulai pada trimester ketiga kehamilan. Mommies dapat mengalami cairan menetes dari puting payudara.

Saat trimester tiga kehamilan juga penting bagi Moms untuk perbanyak konsumsi makanan yang mengandung sam amino, protein dan mineral, dan vitamin B kompleks agar ASI yang keluar berkualitas.

Kabar baiknya, kini telah hadir suplemen persiapan menyusui Rukaiah Madu Lacta yang kaya akan kandungan nutrisi tersebut sehingga sangat baik dikonsumsi oleh ibu menyusui.

Tetapi kondisi tersebut akan berbeda-beda antara satu Ibu dengan yang lainnya. Ada yang mulai lebih awal dan ada juga yang baru muncul setelah proses persalinan.

Apa penyebab ASI keluar ketika hamil?
Seperti yang sudah diketahui bahwa Ibu hamil dapat mengeluarkan ASI sebelum melahirkan.

ASI yang keluar merupakan proses alami saat proses mengandung dan melahirkan. Bahkan ASI yang keluar saat hamil merupakan tanda Ibu hamil sudah siap untuk melahirkan dan menyusui nantinya.

Warna ASI pertama saat hamil dengan sesudah melahirkan tentunya akan berbeda-beda. Berikut penyebab ASI keluar ketika hamil, yaitu:

1. Ketidakseimbangan hormon kehamilan

Penyebab pertama ASI yang keluar ketika hamil yaitu karena adanya ketidakseimbangan hormon.

Karena kadar prolaktin meningkat, maka payudara Mommies akan siap untuk mendapatkan isi berupa kolostrum yang merupakan bentuk awal ASI.

Pada waktu yang bersamaan, estrogen yang diproduksi oleh plasenta bekerja untuk membantu sekresi susu, yang berguna untuk menekannya hingga bayi tiba.

2. Payudara terstimulasi

Penyebab ASI keluar ketika hamil selanjutnya yaitu karena payudara yang terstimulasi. Oleh karena itu, saat payudara dan puting terstimulasi maka akan memicu keluarnya ASI.

6 langkah persiapan menyusui sejak kehamilan
Meskipun alami, tetapi proses menyusui terkadang tidaklah mudah ya Mommies. Nah, agar Mommies tidak kebingungan, berikut langkah-langkah persiapan menyusui yang dapat dilakukan:

  • Berkonsultasi dengan dokter/bidan/konselor laktasi
  • Ciptakan rencana menyusui
  • Buat target capaian menyusui
  • Lakukan kontak kulit-ke-kulit sesegera mungkin ketika bayi lahir untuk mengembangkan naluri menyusui bayi melalui proses inisiasi menyusui dini (IMD)
  • Antisipasi perubahan kebutuhan menyusui bayi selama masa pertumbuhan. Gali lebih banyak ilmu mengenai pertumbuhan dan kebutuhan menyusui yang berubah seiring dengan tumbuhnya si kecil
  • Penuhi kebutuhan nutrisi agar ASI lancar pasca melahirkan

Nutrisi yang tepat selama kehamilan dan menyusui tidak hanya penting untuk Mommies saja, tetapi juga penting untuk kesehatan janin dalam kandungan.

Wanita dengan gizi yang kurang baik tentu dapat meningkatkan risiko masalah untuk janin termasuk persalinan prematur hingga masalah pada organ janin.

Oleh karena itu penting bagi Mommies untuk memilih makanan yang tepat agar ASI lancar dan juga bernutrisi untuk kehamilan.

Selain dengan makanan, Mommies juga bisa dibarengi dengan mengkonsumsi ASI booster Rukaiah Madu Lacta yang bisa memenuhi asupan nutrisi guna menunjang kesuksesan menyusui.

Apa saja nutrisi penting yang perlu Mommies konsumsi saat hamil maupun sedang menyusui? Yuk simak penjelasan di bawah ini!

1. Kalsium

Kalsium dapat membantu membangun tulang dan gigi yang sehat. Dan memainkan peran penting dalam fungsi kesehatan sistem peredaran darah, saraf, dan otot.

2. Karbohidrat

Karbohidrat dapat membantu memberikan energi yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi juga Ibu setelah melahirkan dan menyusui.

Sumber karbohidrat terbaik yaitu biji-bijian, sayur dan buah-buahan yang merupakan sumber serat yang baik.

3. Asam folat

Asam folat dapat membantu perkembangan otak dan sumsum tulang belakang bayi yang sehat. Ini juga diperlukan untuk membuat sel darah merah dan sel darah putih.

Wanita yang mendapatkan 400 mikrogram (0, 4 miligram) asam folat di setiap harinya sebelum kehamilan dan selama awal kehamilan bisa mengurangi risiko cacat tabung saraf.

4. Zat besi

Mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi atau suplemen zat besi setiap hari saat hamil maupun menyusui dapat membantu mencegah anemia.

Wanita yang tidak mendapatkan cukup zat besi mungkin akan merasa lelah sehingga dapat berisiko terinfeksi.

Sumber makanan yang mengandung zat besi yang baik yaitu, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, aneka sayuran hijau, hingga sereal.

Protein dapat membantu membangun otot, tulang, dan jaringan bayi lainnya, terutama pada kehamilan trimester kedua dan ketiga.

Asupan protein yang direkomendasikan selama trimester kedua kehamilan dan saat menyusui yaitu 71 gram setiap harinya.

Wah ternyata penting juga lho Mommies menjaga nutrisi saat masa kehamilan dan masa menyusui!

Kapan ASI akan keluar pertama kali pasca persalinan
Faktanya setiap ibu hamil telah mulai memproduksi ASI dari masa kehamilan. Tetapi, setiap Ibu mempunyai pengalaman yang berbeda mengenai kapan ASI keluar pertama kali.

Ada beberapa Ibu yang mungkin ASI nya sudah keluar sebelum melahirkan, tetapi ada juga Ibu yang belum mengeluarkan ASI hingga berhari-hari pasca melahirkan selesai.

Produksi ASI sangat dipengaruhi oleh hormon prolaktin. Prolaktin merupakan hormon yang diproduksi otak yang mempunyai peran untuk memproduksi lebih banyak ASI untuk Si Kecil.

Kapan ASI keluar pertama kali dapat dikategorikan berdasarkan kondisi. Diantaranya sebagai berikut:

1. Kolostrum
Kolostrum merupakan makanan pertama untuk Si Kecil baru lahir yang keluar dari payudara Mommies.

Kolostrum sudah mulai diproduksi sejak masa kehamilan hingga 2-4 hari setelah melahirkan. Warna dan tekstur kolostrum sedikit berbeda dari ASI.

Kolostrum berwarna kuning keemasan dan teksturnya lebih kental, hal tersebut karena tingginya komposisi protein dan sel-sel hidup.

2. ASI transisi (peralihan)
Jika ASI keluar tiga hingga lima hari pasca melahirkan, maka kondisi ini disebut dengan ASI transisi, dimana kolostrum keluar dan ASI matang.

ASI transisi ini mempunyai warna yang lebih putih. Biasanya juga lebih banyak dari kolostrum, dengan kandungan kalori dan lemak yang lebih banyak juga.

3. ASI matang
Merupakan ASI yang keluar pada 8-11 hari hingga seterusnya. ASI matang merupakan nutrisi yang terus berubah disesuaikan dengan perkembangan bayi hingga enam bulan.

ASI matang dibedakan menjadi dua, yaitu susu awal atau susu primer, dan susu akhir atau susu sekunder.

Susu awal merupakan ASI yang keluar pada setiap awal menyusui, sedangkan susu akhir merupakan ASI yang keluar pada setiap akhir menyusui.

5 Tips saat pertama kali menyusui
1. Pastikan teknik pelekatan tepat
Pelekatan menyusui yang sempurna terjadi saat mulut bayi menutupi seluruh areola Mommies, bukan hanya putting. Teruslah dorong Si Kecil dengan lembut untuk melakukan hal ini.

Jika Mommies merasakan sakit saat menyusui, tidak perlu panik ya Moms!

Hal tersebut karena umum terjadi. Secara perlahan, masukkan satu jari Mommies di antara gusi Si Kecil untuk melonggarkan mulutnya dari payudara Mommies. Dan mulailah prosesnya dari awal.

2. Susui sesuai permintaan bayi, minimal setiap 2-3 jam sekali
Bayi biasanya menyusu mulai dari 5 menit hingga 1 jam, tergantung kebutuhannya.

Untuk bayi yang baru lahir, biasanya perlu disusui setiap 2-3 jam dengan waktu menyusu 10-15 menit setiap sesinya, namun bisa juga lebih lama.

Umumnya dibutuhkan beberapa waktu agar dapat beradaptasi antara Ibu dan Si Kecil, agar proses menyusui berjalan dengan lancar.

3. Jaga tubuh agar tetap terhidrasi
Saat sedang menyusui Mommies diharuskan menjaga tubuh agar tidak terjadi dehidrasi atau kekurangan air.

Memenuhi cairan tubuh bermanfaat agar senantiasa sehat dan ASI tetap berkualitas. Usahakan minum 8 gelas atau dua liter cairan setiap harinya.

Pilihlah cairan yang sehat seperti air, susu, jus, ataupun sup.

4. Hindari jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu menyusui
Cara menjaga kesehatan Mommies saat sedang menyusui selanjutnya yaitu dengan menghindari asupan kafein, roko, dan alkohol.

Selain itu, rokok dan alkohol juga mesti dihindari karena alkohol dapat mempengaruhi kualitas ASI. Selain itu, paparan asap rokok pada Si Kecil dapat membuat Si Kecil terkena pilek ataupun infeksi lainnya.

5. Penuhi kebutuhan nutrisi untuk mengoptimalkan produksi ASI
Berdasarkan penelitian, nutrisi yang dibutuhkan Ibu menyusui sekitar 2500 kalori.

Jumlah ini sebaiknya terdiri dari nutrisi seimbang, yaitu makanan yang terdiri dari karbohidrat, protein dan lemak (daging, ikan, ataupun susu), beserta sayur dan buah-buahan.

Selain itu, Mommies juga membutuhkan sumber zat besi dan kalsium di samping cairan yang cukup.

Selain hal-hal yang telah disebutkan sebelumnya, ternyata masih ada hal penting yang perlu dilakukan agar produksi ASI meningkat lho Mommies!

Untuk memperlancar produksi ASI, Mommies perlu mencukupi asupan beragam energi dan nutrisi, seperti karbohidrat, protein, lemak sehat seperti DHA, berbagai jenis vitamin (folat vitamin A, B, C, dan D).

Tak hanya dari makanan, asupan nutrisi tersebut juga dapat Mommies dapatkan dari suplemen nutrisi tambahan, yaitu Suplemen pelancar ASI.

Suplemen pelancar ASI yang bagus dikonsumsi oleh Ibu hamil dan Ibu menyusui yaitu suplemen yang kaya akan 100% herbal alami agar membahayakan Mommies dan Si Kecil.

Salah satu suplemen pelancar ASI yang kami rekomendasikan yaitu, Rukaiah Madu Lacta.

Karena didalam Rukaiah Madu Lacta sudah terdapat kandungan trilogi formula, seperti ekstrak daun katuk, kurma ajwa, dan madu murni.

Rukaiah Madu Lacta ini terbuat dari 100% herbal alami sehingga tidak membuat ketergantungan dan apat dikonsumsi mulai dari trimester tiga masa kehamilan.

Yuk, Moms segera konsumsi Rukaiah Madu Lacta yang bisa mewujudkan ASI eksklusif yang berkualitas dan tanpa drama ASI seret. Pemesanan produk bisa Klik di sini ya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved