Catat Kinerja Baik di Pasar Modal, BSI Berhasil Raih 3 Penghargaan
Berhasil mencatatkan kinerja baik di pasar modal, BSI berhasil meraih 3 penghargaan, yaitu Main Index, High Growth, dan High Market Capitalization.
TRIBUNJABAR.ID - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI (IDX: BRIS) berhasil mendapatkan 3 penghargaan dalam kategori Main Index, High Growth, dan High Market Capitalization karena telah berhasil berkinerja dengan baik di pasar modal.
Penghargaan tersebut diterima manajemen emiten bank bersandi saham BRIS di ajang Malam Apresiasi dan Launching Indeks TEMPO-IDNFinancials 52 pada Jumat (23/6/2023).
Direktur Treasury and International Banking BSI Moh. Adib mengatakan, BSI membuktikan kapasitasnya sebagai bank syariah terbesar di Indonesia yang diproyeksikan sebagai Top 10 Global Islamic Bank. Di mana BSI harus selalu konsisten menjaga kepercayaan stakeholder dalam hal ini investor pemegang saham.
“Ini membuktikan BRIS adalah saham menjanjikan yang diapresiasi investor. Penilaian tersebut salah satunya tak terlepas berkat kinerja fundamental BRIS yang sejak berdiri memang sudah baik dan positif,” ungkap Adib, dikutip dari keterangan persnya, Senin (26/6/2023).
Hal itu diungkapkan Adib pada saat menghadiri acara Malam Apresiasi dan Launching Indeks TEMPO-IDNFINANCIALS 52 yang diselenggarakan di Hotel Fairmont, Jakarta.
Apresiasi investor atas performa keuangan solid perseroan ditunjukkan dengan kenaikan harga saham BRIS sebesar 31 persen secara year to date (ytd) pada penutupan saham, Kamis (22/6/2023). Adapun pada perdagangan bursa, Jumat (23/6/2023) rentang saham BRIS diperdagangkan pada level 1.680 - 1.720.
Lebih lanjut, Adib menyampaikan terima kasih kepada investor, nasabah dan para stakeholder yang telah mengapresiasi atas kinerja baik BSI di pasar modal maupun secara fundamental.
Pasalnya, saat ini saham merupakan salah satu instrumen investasi dengan pertumbuhan investor tertinggi khususnya di kalangan generasi milenial.
Terkait penghargaan yang diraih BRIS kategori High Growth, hal ini berdasarkan penilaian atas pertumbuhan kinerja keuangan.
Pada 2021, tahun pertama BSI hadir setelah merger dan laba bersih perseroan mencapai Rp3,03 triliun, atau naik sekitar 38,42 persen secara tahunan.
Pada 2022 yang merupakan tahun penuh tantangan, BSI sukses membukukan pertumbuhan laba bersih sekitar 41 persen atau mencapai Rp4,2 triliun secara tahunan.
Adapun per kuartal I-2023, BSI berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih 47,65 persen atau sebesar Rp1,45 triliun.
Sedangkan untuk kategori High Market Cap, emiten dengan kapitalisasi pasar terendah yang masuk kategori ini adalah Rp21 triliun. Per hari ini, Jumat (23/6/2023), BRIS mencatatkan market cap senilai Rp77,5 triliun.
Adapun untuk kategori Main Index, dilihat dari kapitalisasi pasar dengan market cap terendah adalah Rp12 triliun. Saat ini market cap BRIS sudah mencapai Rp77,5 triliun.
Selain itu, dalam kategori tersebut saham yang dimiliki publik terendah 7,5 persen atau sesuai aturan Bursa Efek Indonesia (BEI). Adapun persentase saham publik BRIS telah mencapai 9,87 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Catat-Kinerja-Baik-di-Pasar-Modal-BRIS-Raih-Penghargaan.jpg)