Idul Adha 2023

Mau Sembelih Sapi Kurban? Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan, Termasuk Teknik Menjatuhkan Sapi

Padahal banyak hal yang sebenarnya yang perlu diperhatikan berkaitan dengan tata cara penyembelihan hewan kurban.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Ravianto
Tribun Cirebon/Handhika Rahman
Sapi milik Bupati Cirebon, Imron Rosadi, menyeruduk petugas saat akan diribohkan untuk disembelih di Masjid Agung Sumber, Kabupaten Cirebon, Minggu (10/7/2022). 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Hari raya Idul Adha, yang juga disebut hari raya kurban tersebut seakan identik dengan penyembelihan massal (hewan kurban).

Penyembelihan hewan kurban berlangsung dimana-mana, tidak hanya di lingkungan pemukiman, dan lingkungan masjid tetapi juga di  perkantoran, sekolah bahkan rumah keluarga.

Tentunya banyak juga warga yang mendadak jadi  jagal (tukang sembelih dadakan).  

Padahal banyak hal yang sebenarnya yang perlu diperhatikan berkaitan dengan tata cara penyembelihan hewan kurban.

Seperti yang diungkapkan Kadisnakan Ciamis, Drs H Syarif Nurhidayat MSi kepada Tribun Kamis (8/6), para panitia kurban diharapkan bisa menerapkan prinsip kesrawan (kesejahteraan hewan).

Yakni memperlakukan ternak kurban  yang akan disembelih secara baik dengan prikehewanan dan jauh dari kesan penyiksaan.

Dinas Peternakan Subang lakukan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban di Pasar Hewan Purwadadi, Selasa(6/6/2023) pagi
Dinas Peternakan Subang lakukan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban di Pasar Hewan Purwadadi, Selasa(6/6/2023) pagi (Tribun Jabar/Ahya Nurdin)

Beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi panitia kurban.

(1) Hewan kurban sebelum disembelih  harus diistirahatkan sekurang-kurang  3 hari atau minimal diistirahatkan selaam 12 jam.

(2) Diberi pakan dan minum yang cukup,

(3) Ditempatkan di kandang penampungan  yang mampu melindungi hewan dari panas matahari dan hujan.

Dan hal ke-4 yang sangat perlu diperhatikan adalah teknik atau cara penjatuhan (perebahan).

Terutama sapi kurban yang akan disembelih.

Saat perebahan atau penjatuhan sapi kurban yang akan disembelih harus dilakukan secara hati-hati. Hindari cara paksa atau perlakuan kasar.

Cara paksa atau perlakuan kasar saat melakukan penjatuhan atau perebahan  akan menyebabkan rasa takut  berlebihan atau  kesakitan bagi sapi yang akan disembelih. Sapi akan berontak atau kabur. Dengan resiko juga akan mengancam keselamatan petugas penyembelih atau warga yang berada di sekitar atau yang lagi menyaksikan penyembelihan hewan kurban.

Ada dua metode penjatuhan atau perebahan sapi yang akan disembelih dengan kesan kehati-hatian serta jauh dari kesan perlakukan kasar. Yakni metode reef (rope squeezee ) atau metode burley yang sesuai dengan kaidah kesrawan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved