Minggu, 19 April 2026

Ridwan Kamil Realisasikan Janji Bangun Jalur Tambang Parung Panjang

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merealisasikan salah satu janji kampanyenya membangun jalur khusus tambang di wilayah Parung Panjang, Kabupaten Bogor

dok Biro Adpim Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merealisasikan salah satu janji kampanyenya membangun jalur khusus tambang di wilayah Parung Panjang, Kabupaten Bogor. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merealisasikan salah satu janji kampanyenya membangun jalur khusus tambang di wilayah Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Ridwan Kamil mengatakan proses membangun jalur khusus tambang tidak semudah membangun jalan biasa. Pemprov Jabar harus memastikan pembangunan jalur khusus tersebut agar memiliki payung hukum agar tidak melanggar aturan.

“Berita yang sangat ditunggu-tunggu warga Kabupaten Bogor, Parung Panjang, Cigudeg sampai Rumpin. Bahwa jalan tol khusus tambang sudah dimulai sebenarnya, tapi hari ini diupacarakan. Sudah 11,5 kilometer terbebaskan dan mayoritas jalannya sudah terbentuk,” katanya dikutip dari video Humas Jabar, Senin (29/5/2023).

Baca juga: Anies Baswedan Salah Interpretasi Data BPS terkait Pembangunan Jalan era SBY, Cuma Perubahan Status

Menurut Ridwan Kamil, proses panjang harus ditempuh karena pembangunan jalan yang dibiayai pihak swasta dan akan dikelola secara terpadu oleh BUMD PT Jasa Sarana ini merupakan inovasi baru.

“Jalur itu berbayar, inovasi dimulai dari regulasi dulu, jadi tidak sesederhana kata-kata. Sampai Menteri ESDM mengeluarkan Peraturan Menteri khusus untuk jalur ini,” katanya.

Pihaknya juga memproses perizinan dari Pemkab Bogor dan juga menuntaskan dokumen Amdal.

Diharapkan pembangunan jalur khusus ini akan selesai dalam waktu satu tahun ke depan.

“Insyaallah akan beroperasi melewati 12 jembatan, akan ada exit dan entry-nya 8 titik, jadi jalur truk itu tidak terlalu banyak muter bikin macet,” katanya.

Jika jalan ini selesai, dia memastikan tidak akan terjadi lagi percampuran lalu lintas kendaraan tambang dan kendaraan warga yang menyebabkan banyak kerugian dari sisi materil dan nyawa.

Baca juga: Ternyata Ini Alasan Bupati Nina Agar Pembangunan Jalan Tol Kertajati-Indramayu Harus Dipercepat

“Si jalur umum akan kita aspal, akan dianggarkan, tapi dikerjakan setelah jalur tambang beres, karena kalau saya aspal sekarang truk besarnya masih berada di sana nanti rusak lagi. Jadi saya mohon warga bersabar satu tahun,” tuturnya.

Menurutnya jalur khusus tambang akan segera terwujud sehingga masyarakat bisa tenang, pebisnis tetap beroperasi dengan nyaman dan hasil tambang dari wilayah tersebut akan tetap menjadi sumber yang dibutuhkan bagi pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Selain jalur khusus tambang, ada jalan akses sepanjang 5 kilometer yang akan dibangun Pemerintah Provinsi dengan mekanisme bantuan keuangan pada Pemkab Bogor. 

“Tolong himbau semua elemen masyarakat untuk mendukung dan menjaga kondusifitasnya,” katanya.

Pembebasan lahan sendiri saat ini sudah mencapai 85 persen. Menurutnya pembangunan jalan ini merupakan realisasi dari janji politiknya pada warga Parung Panjang. 

“Janji itu tidak seindah yang diomongkan, besok harus beres, tapi nanti melanggar ini-itu, saya sabar saja,” tuturnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved