Aldi Taher Bikin Pusing KPU & Parpol, Jadi Bacaleg Dapil DKI lewat PBB dan Dapil Jabar lewat Perindo
Aldi Taher terdaftar sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) dari dua partai politik (parpol) yang berbeda.
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Aldi Taher terdaftar sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) dari dua partai politik (parpol) yang berbeda.
Sosok selebriti kontroversial itu didaftarkan Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai bakal Caleg di daera pemilihan (dapil) DKI Jakarta 1.
Sementara itu, partai lain, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) pun mendaftarkan Aldi Taher di dapil Jawa Barat (Jabar) 2.
Partai PBB menyebut, Aldi Taher masih belum mengirimkan surat pengunduran diri secara resmi selaku kader dan pengurus partai ke partai PBB.
Baca juga: Aldi Taher Buka Suara Setelah Donasinya untuk Indra Bekti Dinyinyiri Warganet, Sebut Tidak Peduli
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Afriansyah Noor menjelaskan, Aldi Taher memang merupakan kader resmi PBB.
Bahkan saat PBB mendaftarkan bacaleg ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI beberapa waktu lalu, Aldi masih mengkonfirmasi dirinya kepada Afriansyah untuk didaftarkan sebagai bacaleg PBB.
“Jadi Aldi ini kan sampai sekarang masih daftar sebagai pengurus di PBB. Terkait dia nyaleg itu, tanggal 13 hari Sabtu itu dia masih oke nyaleg di PBB di Provinsi DKI 1 Jakarta Pusat,” kata Afriansyah saat dihubungi, Jumat (19/5/2023).
Namun, saat Afriansyah mengetahui kabar yang beredar ihwal Aldi yang mendaftar sebagai bacaleg Perindo, ia pun langsung mengkonfirmasi mantan suami penyanyi dangdut Dewi Perssik itu.
Aldi pun membenarkan soal kepindahannya itu kepada Afriansyah.
“Tetapi saya baru tahu dari media hari Minggu bahwa Aldi itu nyaleg di Perindo. Saya bingung. Saya telpon lah dia, saya WA (WhatsApp) dia saya tanya. Dia minta maaf, katanya undur diri untuk maju di Perindo,” tutur Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) ini.
Dalam proses pengunduran diri, tentu ada tahapan resmi yang harus kader PBB jalankan.
Sehingga, tegas Afriansyah, pihaknya masih menunggu surat pengunduran resmi dari Aldi Taher.
“Sekarang saya tunggu surat pengunduran dirinya. Kalau tidak ada saya tidak mau memproses dia mengundurkan diri,” kata Afriansyah.
“Sampai sekarang belum ada surat pengunduran diri resminya dia sama kita terkait dia sebagai pengurus dan sebagai anggota PBB,” tegasnya.
Ketua Divisi Teknis dan Penyelenggara Pemilu KPU RI, Idham Holik mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan verifikasi administrasi (vermin) dan analisis kegandaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/aldi-taher-saat-berbincang-dengan-sule.jpg)