Gebyar 10 Ribu NIB di 2023 DPMPTSP Kota Bandung Berharap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Pascapandemi
Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung melaksanakan gebyar nomor induk berusaha (NIB) 2023 tingkat Kota Bandung, Ra
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: bisnistribunjabar
TRIBUNJABAR.ID, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung melaksanakan gebyar nomor induk berusaha (NIB) 2023 tingkat Kota Bandung, Rabu (10/5), di Kantor Kecamatan Gedebage, dengan mengusung tema Bandung Goes to 10.000 NIB.
Gebyar NIB ini sebagai komitmen Kota Bandung untuk meraih 10.000 NIB pada 2023 dengan menggunakan layanan Sarana Anjungan Kemudahan Perijinan (Sakedap).

Pelayanan NIB ini diperuntukkan kepada para pelaku UMKM dengan risiko rendah dari berbagai kecamatan di Bandung, pelayanan sertifikasi halal yang bekerja sama dengan Kementerian Agama, serta menggelar pasar murah.
"Dicapainya 10.000 NIB pada 2023, kami harapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memberikan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan perizinan berusaha di Kota Bandung," ujar Kepala DPMPTSP Kota Bandung Ronny Ahmad Nurudin, di lokasi.

Acara ini dirangkaikan dengan launching aplikasi Gadget Aplication Mobile for License (Gampil) versi iOs.
Gampil adalah layanan perizinan berbasis smartphone yang dikembangkan pada 2016. Gampil adalah sistem tata kelola perizinan yang dapat diakses secara mudah di mana pun dan kapan pun. Saat ini, aplikasi tersebut selain dapat di-download di Play Store, juga dapat di-download melalui app store untuk pengguna iOs dengan kata kunci pencarian "Gampil for Public".
Gampil dapat digunakan untuk pendaftaran perizinan, melakukan monitoring proses perizinan, mangisi survey kepuasan masyarakat (SKM), mencetak izin yang sudah diterbitkan, termasuk mengambil antrian online pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandung.
Asisten Daerah 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Bandung Erick M Attauriq, yang mewakili Plh Wali Kota Bandung Ema Sumarna, mengatakan Pemkot Bandung dalam waktu ini seiring dengan mulai membaiknya penanganan penanggulangan pandemi Covid-19 ialah pemulihan ekonomi.
"Ini salah satu bentuk pemulihan ekonomi Kota Bandung dengan mempermudah akses perizinan bagi warga Bandung yang sebelumnya baru di salah satu operator atau sistem android yang sekarang ke sistem iOs.
Kami juga melaunching gebyar 10.000 NIB sebagai salahsatu dorongan pemulihan ekonomi di Bandung untuk memberikan kemudahan sekaligus fasilitas dan pendampingan ke pelaku usaha yang tak hanya soal NIB tetapi fasilitas lain, seperti sertifikasi halal dari Kementerian Agama, dan uji mutu dari Disdagin Kota Bandung," ujar Erick.
Ronny menyatakan saat ini terkait NIB sudah tercatat 41 ribu lebih warga yang memilikinya. Terlebih, DPMPTSP Kota Bandung melakukan jemput bola berkolaborasi dengan unsur kewilayahan hingga asosiasi.
Masyarakat Apresiasi Kemudahan Layanan NIB Melalui Sakedap
PEMERINTAH Kota Bandung terus berkomitmen untuk meraih 10.000 Nomor Induk Berusaha (NIB) pada 2023 dengan menggunakan layanan Sarana Anjungan Kemudahan Perijinan (Sakedap).
Layanan ini memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan NIB dan pelayanan sertifikasi halal yang bekerjasama dengan Kementerian Agama serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung.

Yuli, warga Kecamatan Cidadap, mengatakan hadirnya Sakedap sangat memudahkan dalam mengurus berbagai perizinan mulai NIB, sertifikasi halal, uji mutu, hingga fasilitasi kemasan.
"Mudah, hanya 10 menit semua beres. Petugas yang melayani ramah dan simpel. Saya ingin diakui punya usaha. Apalagi ada label halal gratis," ujar Yuli saat hadir di acara Gebyar NIB 2023 Tingkat Kota Bandung yang digelar DPMPTSP, di Kantor Kecamatan Gedebage, Rabu (10/5).

Yuli, yang sehari-hari berjualan kue basah, merasa dipermudah dengan layanan yang diberikan Pemkot Bandung.
"Sebagai UMKM tentunya kami ingin terus berkembang. Kami sebagai UMKM dipermudah segala perizinannya, kalau datang ke sini kami tahu prosesnya sekali datang semua dapat," katanya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung Erick Mohamad Atthauriq berharap dengan target dicapainya 10.000 NIB pada 2023 mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memberikan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan perizinan berusaha di Kota Bandung.

"Ini daya dorong peningkatan terhadap ekonomi di Kota Bandung. Memberikan kemudahan sekaligus fasilitas dan pendampingan bagi para pelaku usaha di kota Bandung," kata Erick.
Erick mengatakan tidak hanya fasilitas NIB saja yang diberikan, tetapi juga sertifikasi halal, uji mutu, dan lainnya.
"Alhamdulillah warga sangat antusias tidak hanya dari Gedebage tapi juga dari seluruh kecamatan di Kota Bandung, karena beberapa fasilitas bisa dilayani. Ini momentum kami untuk pemulihan ekonomi," katanya. (adv/nandri prilatama)
Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu
DPMPTSP
Kota Bandung
Gebyar 10 Ribu NIB
NIB
gebyar 10.000 NIB
Ema Sumarna
Pemkot Bandung
Siap-siap Macet di Taman Sari Kota Bandung, ITB Gelar Wisuda di Sabuga Mulai Hari Ini sampai Minggu |
![]() |
---|
Yovie Widianto Ajak Mahasiswa ISBI Bandung Jadikan Perubahan sebagai Modal Berkarya, SInggung AI |
![]() |
---|
Kebakaran di Antapani Bandung Ludeskan Bengkel, Toko Mebeul, dan 21 Mobil, 8 Pegawai Dievakuasi |
![]() |
---|
Kementerian Agama Kota Bandung Kolaborasi dengan Wakaf Salman dalam Program Wakaf Calon Pengantin |
![]() |
---|
Detik-detik Kebakaran Hanguskan Puluhan Mobil di Antapani Bandung, Warga Dengar Ledakan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.