TPA Cicabe Sudah Bisa Digunakan Lagi, Kemungkinan Besok Mulai Dipakai
Pengaktifan kembali eks TPA Cicabe ini sudah dimulai pada Sabtu (29/4/2023) hingga Senin (1/5/2023).
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) atau TPA Sarimukti tengah dilakukan normalisasi, sehingga berdampak pada pengangkutan sampah dari tempat pembuangan sementara (TPS) di Kota Bandung yang mulai menumpuk.
Sejumlah TPS di Kota Bandung, seperti Jalan Tamansari, Jalan Ambon, dan Jalan Sukabumi pun tampak telah menggunung sampahnya.
Pemerintah Kota Bandung sedang berupaya mencari jalan keluar agar sampah-sampah yang menumpuk ini bisa terbuang, salah satunya dengan mengambil kebijakan mereaktivasi eks TPA Cicabe yang berada di Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung.
Pengaktifan kembali eks TPA Cicabe ini sudah dimulai pada Sabtu (29/4/2023) hingga Senin (1/5/2023).
Saat ini, terpantau di sana telah dibuat sebanyak tiga galian berukuran 5 meter x 6 meter serta satu galian lagi berukuran lebih luas untuk menampung sementara sampah-sampah yang menumpuk saat ini.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, Sofyan mengaku bahwa pihaknya sekarang tengah melakukan pemadatan jalan supaya akses menuju pembuangan ke TPA Cicabe ini bisa nyaman alias tak licin ketika turun hujan.
DLHK pun bekerjasama dengan Dinas PU untuk melakukan pemadatan jalan tersebut.
"Ya sambil berjalan (menyiapkan lahan dengan menggali) kami juga melakukan pemadatan akses jalan bersama Dinas PU. Insya Allah besok bisa beroperasi menampung sampah yang menumpuk di TPS-TPS," katanya.
Lahan eks TPA Cicabe memiliki luas 3,8 hektar.
Lahan ini dapat menampung ratusan ton sampah, sehingga untuk sementara dapat menyelesaikan penumpukan sampah di sejumlah TPS di Bandung.(Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tpa-cicabe-dikeruk.jpg)