Rabu, 6 Mei 2026

Viral di Media Sosial

Viral Pengemis Punya Cek Rp 1,3 Miliar, Dinsos Kota Bogor Minta Masyarakat Jangan Beri Uang

Dinas Sosial Kota Bogor terkejut saat melakukan sidak pada pengemis, temukan banyak aset berharga?

Tayang:
Penulis: Salma Dinda Regina | Editor: Ravianto
Instagram @dinsoskotabogor
Dinas Sosial Kota Bogor terkejut saat melakukan sidak pada pengemis, temukan banyak aset berharga. 

TRIBUNJABAR.ID, BOGOR - Seorang pengemis yang tinggal di kolong jembatan di Kota Bogor memiliki cek Rp 1,3 miliar dan sejumlah STNK kendaraan bermotor saat kena sidah Dinas Sosial. Dinas Sosial Kota Bogor terkejut saat melakukan sidak pada pengemis.

Dinsos Kota Bogor diketahui telah menyambangi kawasan kolong jembatan Panaragan, Kota Bogor pada Rabu (26/4/2023).

Saat melakukan sidak, mereka tampak kaget ketika bertemu dengan seorang pengemis yang sebenarnya sudah tiga kali dievakuasi.

Akan tetapi pengemis tersebut ternyata kembali lagi ke rumah tidak layak di bawah jembatan dan mulai mengemis lagi.

Saat ditemui pengemis tersebut berpenampilan yang memprihatinkan, namun ternyata ia adalah seorang yang kaya raya.

Diketahui, pengemis tersebut memiliki sejumlah aset berharga seperti jam tangan mewah, rumah, dan beberapa kendaraan.

Tak hanya itu, di dalam tasnya pun ditemukan cek senilai Rp 1,3 miliar.

Rupanya, tinggal di kolong jembatan dengan rumah tidak layak hanya bagian dari 'sandiwara'.

Hal itu sengaja mereka lakukan agar mendapat simpati dan dikasihani orang sehingga menambah penghasilannya.

"Jembatan Penghuni Kolong Panaragan Kota Bogor yg sudah 3 kali dievakuasi Dinsos Kota Bogor ternyata punya uang tunai yg cukup banyak, tabungan, motor, dan aset lainnya yg cukup besar.

Mereka menjadi pengemis dan pemulung sebagai profesi dan kerja rutin.

Tinggal di kolong jembatan menjadi cara untuk dikasihani untuk menambah penghasilan mereka.

Pengemis bogor banyak aset
Seorang pengemis ketahuan punya banyak aset (Instagram @dinsoskotabogor)

Agar masyarakat tidak memberikan bantuan kepada warga seperti ini, krn akan semakin membuat mereka betah menjadi GePeng dan semakin sulit diurus dan dibina oleh pemerintah," tulis Dinsos Kota Bogor.

Lebih lanjut, pihak Dinsos berjanji akan lebih tegas menerbitkan para pengemsi dan gelandangan.

Dinsos pun meminta masyarakat agar tidak memberikan uang kepada mereka pengemis sehingga bisa bergantung pada rasa kasihan orang lain.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved