Pilpres 2024
Nasib Elektabilitas Anies Baswedan Setelah Ganjar Pranowo Jadi Capres PDIP, Prabowo Waspada Tikungan
Bagaimana nasib elektabilitas Anies Baswedan, calon presiden yang dideklarasikan Partai Nasdem, setelah Ganjar Pranowo resmi diusung PDIP?
TRIBUNJABAR.ID - Bagaimana nasib elektabilitas Anies Baswedan, calon presiden yang dideklarasikan Partai Nasdem, setelah Ganjar Pranowo resmi diusung PDIP menjadi calon presiden di Pilpres 2024?
Dari hasil lembaga survei Poltracking, elektabilitas Anies Baswedan ternyata lebih rendah dibandingkan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
Prabowo Subianto yang belakangan wara wiri bertemu dengan sejumlah ketua umum partai politik, memiliki elektabilitas tertinggi.
Lalu disusul Ganjar Pranowo, yang sebelumnya sempat menjadi sorotan karena menolak kehadiran Timnas Israel di Piala Dunia U20 yang sedianya digelar di Indonesia.
Baca juga: Sandiaga Uno Habiskan Rp 1 Triliun untuk Biaya Kampanye Saat Dampingi Prabowo di Pilpres 2019
Anies Baswedan meski tak banyak terlihat atau menjadi sorotan media, tapi dia banyak melakukan blusukan dan bertemu dengan para pendukungnya.
Di banyak kesempatan dia membakar semangat pendukungnya untuk berjuang menggapai cita-cita memenangkan Pilpres 2024 dan membangun bangsa Indonesia yang lebih baik.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto unggul elektabilitas dibandingkan dua nama bakal calon presiden (bacapres) lainnya, yaitu Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
Hal itu terekam dalam survei Poltracking Indonesia yang dirilis hari ini, Jumat (28/4/2023).
"Mari kita lihat simulasi tiga nama. Prabowo Subianto 33 persen, Ganjar Pranowo 31,1 persen, Anies Baswedan 22,4 persen," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda dikutip tayangan YouTube Poltracking TV, Jumat.
Adapun responden yang memilih tidak menjawab dan tidak tahu sebesar 13,5 persen.
Hanta menilai, dari hasil itu, elektabilitas Prabowo dan Ganjar terpaut tipis.
Akan tetapi, Anies Baswedan dianggap masih bisa mengejar elektabilitas Prabowo dan Ganjar.
"Anies Baswedan melampaui margin of error, tapi juga tidak terlalu jauh sebenarnya dalam konteks pemilu masih berlangsung masih cukup waktu ya, hampir 10 bulan ke depan," tutur Hanta.
Dari hasil ini, Hanta meyakini bahwa terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 semakin mengerucut pada tiga nama bakal capres tersebut.
Apalagi, tambah Hanta, tiga nama ini juga sudah dideklarasikan sebagai capres oleh partai politik atau pun koalisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kolase-Ganjar-Anies-Prabowo.jpg)