Senin, 13 April 2026

Gempa Mentawai 7,3 SM Termasuk Gempa Megathrust, Peringatan Dini Tsunami Sudah Berakhir

Guncangan gempa Mentawai itu memang sangat kuat karena juga dirasakan kuat di Kota Padang.

Editor: Ravianto
Kompas.com/Hasil tangkapan layar
BMKG melaporkan terjadi tsunami 11 cm setelah gempa Mentawai, Selasa (25/4/2023) dini hari.  

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan karakteristik gempa magnitudo (M) 6,9 yang terjadi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

"Karakteristik gempa megathrust dengan mekanisme naik (thrust fault) di bidang kontak antarlempeng di kedalaman 23 Km," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono di akun Twitter-nya, Selasa (25/5/2023).

Daryono mengatakan berdasarkan hasil pengamatan tinggi muka laut, ketinggian tsunami di lokasi Tanah Bala, dengan ketinggian tsunami 11 Cm.

Daryono menambahkan pihaknya sudah mengakhiri peringatan dini tsunami dampak gempa M 6,9 di Mentawai.

“Peringatan dini tsunami gempa M 6,9 di Mentawai-Siberut diakhiri bukan dicabut," kata Daryono.

Masyakarat Mengungsi ke Tempat Tinggi

Gempa M 7,3 Guncang Mentawai Sumbar hari ini, Selasa (25/4/2023). BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Untuk Wilayah Sumatera Utara. Warga Desa Marunggi, Kota Pariaman, Sumatera Barat, lari berhamburan ke luar rumah saat terjadi gempa sekira pukul 03.00 WIB.
Gempa M 7,3 Guncang Mentawai Sumbar hari ini, Selasa (25/4/2023). BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Untuk Wilayah Sumatera Utara. Warga Desa Marunggi, Kota Pariaman, Sumatera Barat, lari berhamburan ke luar rumah saat terjadi gempa sekira pukul 03.00 WIB. (bmkg)

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini tsunami pasca gempa bumi 7,3 Skala Magnitudo yang mengguncang wilayah Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Selasa (25/4/2023) pukul 03:00 WIB.

Guncangan gempa Mentawai itu memang sangat kuat karena juga dirasakan kuat di Kota Padang.

Pasca peringatan dini tsunami usai gempa M 7,3 oleh BMKG, warga Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) berbondong-bondong mengungsi ke tempat yang tinggi, Selasa (25/4/2023).

Baca juga: UPDATE Gempa Mentawai 7,3 SM, Warga Kota Padang Berbondong-bondong ke Tempat Lebih Tinggi

Pantauan TribunPadang.com, terlihat masyarakat memadati kawasan By Pass, Kuranji dekat Kantor Polsek Kuranji, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Masyarakat yang datang terlihat juga pemudik yang datang dari daerah Provinsi lainnya, hal itu terlihat dari seri plat nomor kendaraan pengungsi yang datang dari luar daerah Sumbar.

"Iya ada gempa kuat yang terasa sampai ke Kota Padang, akhirnya saya mengungsi ke By Pass Kecamatan Kuranji," kata salah seorang warga, Panji (33).

Ia mengatakan, bahwa gempa terjadi pada saat dirinya, istri, dan anak-anaknya tengah tertidur lelap.

"Akhirnya terbangun dan langsung naik mobil menuju kawasan By Pass. Karena di sini sudah termasuk tinggi," ujar Panji.

Panji merupakan warga yang tinggal di Flamboyan, Kelurahan Flamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumbar.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved