Kamis, 23 April 2026

UPDATE Gempa Mentawai 7,3 SM, Warga Kota Padang Berbondong-bondong ke Tempat Lebih Tinggi

Guncangan gempa Mentawai itu memang sangat kuat karena juga dirasakan kuat di Kota Padang.

Editor: Ravianto
TribunPadang.com/Rezi Azwar
Warga Padang berbondong-bondong menuju kawasan By Pass Kuranji, Kota Padang, Sumbar setelah BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami akibat gempa Mentawai 7,3 SM, Selasa (25/4/2023). (TribunPadang.com/Rezi Azwar) 

TRIBUNJABAR.ID, PADANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini tsunami pasca gempa bumi 7,3 Skala Magnitudo yang mengguncang wilayah Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Selasa (25/4/2023) pukul 03:00 WIB.

Guncangan gempa Mentawai itu memang sangat kuat karena juga dirasakan kuat di Kota Padang.

Pasca peringatan dini tsunami usai gempa M 7,3 oleh BMKG, warga Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) berbondong-bondong mengungsi ke tempat yang tinggi, Selasa (25/4/2023).

Pantauan TribunPadang.com, terlihat masyarakat memadati kawasan By Pass, Kuranji dekat Kantor Polsek Kuranji, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Masyarakat yang datang terlihat juga pemudik yang datang dari daerah Provinsi lainnya, hal itu terlihat dari seri plat nomor kendaraan pengungsi yang datang dari luar daerah Sumbar.

"Iya ada gempa kuat yang terasa sampai ke Kota Padang, akhirnya saya mengungsi ke By Pass Kecamatan Kuranji," kata salah seorang warga, Panji (33).

Gempa M 7,3 Guncang Mentawai Sumbar hari ini, Selasa (25/4/2023). BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Untuk Wilayah Sumatera Utara. Warga Desa Marunggi, Kota Pariaman, Sumatera Barat, lari berhamburan ke luar rumah saat terjadi gempa sekira pukul 03.00 WIB.
Gempa M 7,3 Guncang Mentawai Sumbar hari ini, Selasa (25/4/2023). BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Untuk Wilayah Sumatera Utara. Warga Desa Marunggi, Kota Pariaman, Sumatera Barat, lari berhamburan ke luar rumah saat terjadi gempa sekira pukul 03.00 WIB. (bmkg)

Ia mengatakan, bahwa gempa terjadi pada saat dirinya, istri, dan anak-anaknya tengah tertidur lelap.

"Akhirnya terbangun dan langsung naik mobil menuju kawasan By Pass. Karena di sini sudah termasuk tinggi," ujar Panji.

Panji merupakan warga yang tinggal di Flamboyan, Kelurahan Flamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumbar.

Baca juga: Gempa Mentawai 7,3 SM Disusul 6 Gempa Susulan, BMKG Umumkan Peringatan Dini Tsunami

"Karena tidak ada peringatan, dan merasa khawatir dan memilih untuk mengungsi. Apalagi ada informasi peringatan 1 tsunami di media sosial, dan akhirnya memilih mengungsi dulu ke By Pass," katanya.

Sebelumnya, gempa berkekuatan M 7,3 mengguncang Mentawai, Sumatera Barat, persisnya pukul 03.00 WIB.

BMKG mencatat titik gempa berada pada 177 kilometer Mentawai dengan kedalaman 84 kilometer.

BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah Sumatera Utara dan kini telah dicabut. (TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved