Akibat Jembatan Gantung Putus, Warga Desa Sukajaya Ciamis Terpaksa Pilih Jalan Memutar 5 KM

Akibat jembatan gantung putus di Dusun Citapen Landeuh, warga Desa Suajaya terpaksa memutar sejauh 5 kilometer mencari jalan alternatif.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Kemal Setia Permana
Istimewa/tangkapan layar
Foto yang menunjukkan hilangnya jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Citapen Ladeuh Desa Sukajaya Rajadesa (Ciamis) dengan Dusun Walahar Desa Ciberung Kecamatan Selajambe Kuningan, akibat tersapu air sungai, Sabtu (25/3/2023). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Aktivitas  lalu lintas kendaraan dan orang yang melintas di Jembatan Jamursi Desa Sukajaya Rajadesa Ciamis kini meningkat.

Ini terjadi menyusul hanyutnya jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Citapen Ladeuh, Desa Sukajaya, Rajadesa  (Ciamis) dengan Dusun  Walahar Desa Ciberung Kecamatan Selajambe (Kuningan) pada Sabtu (25/3/2023) sore.

Sekretaris Desa Sukajaya, Dedi, menyebutkan bahwa saat ini masyarakat memlih jalan alternatif lewat Jembatan Jamursi, karena tidak bisa lagi menggunakan akses jembatan gantung yang putus di Dusun Citapeh.

"Jembatan Jamursi ini letaknya masih di Desa Sukajaya, tapi jaraknya sekitar 5 km dari sasak gantung yang hanyut kemarin sore,” ujar Dedi, Minggu (26/3/2023). 

Menurut Dedi, jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Citapen Landeuh dengan Dusun Walahar  dibangun tahun 2020 pascalongsor yang menimpa Dusun Citapen Landeuh April 2020 .

Jembatan gantung itu dibangun oleh APBD Kuningan dengan  ukuran panjang 50 meter dan lebar 1 meter.

Merupakan akses ekonomi bagi kedua daerah perbatasan, silaturahami warga, serta akses lalu lintas anak sekolah. Bisa dilewati sepeda motor.

Jembatan gantung itu Juga sebagai akses bagi warga Sukajaya yang hendak menjual hasil bumi berupa pertanian di Pasar Subang maupun Pasar Selajambe Kuningan setiap haris pasar masing-masing. 

“Juga anak sekolah. Banyak orang Rajadesa yang sekolahnya di SMA atau SMK di Subang (Kuningan) lewatnya Jembatan gantung Citapen Landeuh tersebut. Sebaliknya juga ada anak-anak dari Selajambe dan Subang yang sekolah di SMP, SMK di Rajadesa. Mereka rata-rata naik motor lewat sasak gantung saat mau pergi atau pulang sekolah,” katanya.

Sebagaimana diketahui, jembatan gantung di Dusun Citapen Landeuh putus dan hanyut terseret luapan Sungai Cijolang Sabtu (25/2) sore.

Hal ini akibat derasnya hujan yang mengguyur kawasan tersebut mulai pukul 14.00 siang sampai pukul 19.00 malam. (*)

 

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved