Nasabah BPR KR Indramayu Ini Berkaca-kaca Minta Agar Uangnya Kembali, Untuk Obati Suami Sakit Tumor
Sekitar 60 nasabah BPR Karya Remaja Indramayu mengadu ke DPRD karena uang tabungan yang mereka simpan pada bank milik pemda tersebut sulit dicairkan
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Darajat Arianto
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Dengan nyaris menitikan air mata, Rida (55) warga Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu ingin meminta keadilan.
Ia ikut rombongan nasabah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Karya Remaja Kabupaten Indramayu mendatangi gedung DPRD Indramayu.
Sekitar 60 orang nasabah itu datang untuk mengadu ke legislatif karena uang tabungan mereka yang disimpan pada bank milik pemerintah daerah tersebut sulit untuk dicairkan.
Di sisi lain, Rida juga teringat suaminya yang saat ini sedang sakit dan terbaring lemah di rumah.
Suaminya itu menderita tumor serta penyakit komplikasi lainnya dan harus segera mendapat penanganan medis.
Rida pun sangat membutuhkan uang untuk biaya berobat suaminya ke rumah sakit.
"Simpanan saya semuanya Rp 200 juta, tapi sulit dicairkan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (14/3/2023).
Rida menyampaikan, pihak bank selalu memberi alasan bahwa uang milik Rida tersimpan dengan aman di bank.
Alasan tersebut terus berulang setiap kali Rida datang untuk meminta haknya sebagai nasabah.
"Katanya nanti dicairkan, uangnya masih ada, masih aman di bank. Cuma kan saya gak perlu aman tidaknya, yang saya butuhkan itu pencairannya," ujar dia.
Disamping itu, diakui Rida, jika pun bisa dicairkan, paling pihak bank hanya memberikan uang Rp 1-2 juta saja.
Sementara untuk pengobatan suaminya membutuhkan biaya yang lebih besar.
Hal inilah yang membuatnya berkaca-kaca dan nyaris menangis. Rida ingin meminta kejelasan kapan uang miliknya bisa dikembalikan.
Di sisi lain, BPR Karya Remaja Indramayu diketahui saat ini sedang bermasalah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Rida-55-nasabah-BPR-Karya-Remaja.jpg)