Selasa, 28 April 2026

Hari Ini Hari Penegakan Kedaulatan Negara, Mengenang Serangan Umum 1 Maret, Tiada Nama Soeharto

"Ini adalah penentuan hari krusial dan hanya menyebut yang paling atas sebagai penggagas dan penggerak tanpa menghilangkan peran Soeharto sama sekali"

Penulis: Adityas Annas Azhari | Editor: Adityas Annas Azhari
budaya.jogjaprov.go.id
Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 di Kota Yogyakarta 

SETAHUN lalu tepatnya pada 24 Februari 2022. Pemerintah telah menetapkan 1 Maret sebagai Hari Penegakan Kedaulatan Negara. Penetapan tersebut melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 2 Tahun 2022.

Hari ini, 1 Maret 2023 adalah tepat 74 tahun peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949. Apa itu Serangan Umum 1 Maret 1949?

Serangan Umum 1 Maret adalah sebuah operasi militer besar-besaran yang dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada tanggal 1 Maret 1949.

Jenderal Sudirman di antara pasukannya pasca agresi militer Belanda II desember 1949
Jenderal Sudirman di antara pasukannya pasca agresi militer Belanda II desember 1949 (tribunwiki)

Serangan ini dimulai pada pukul 04.00 pagi di kota Yogyakarta yang saat ini merupakan ibukota Indonesia. Dalam agresi militer kedua Belanda pada 19 Desember 1948, Yogyakarta dikuasai sepenuhnya oleh Belanda. Presiden Soekarno, Wakil Presiden Mohammad Hatta, beserta sejumlah menteri ditahan Belanda.

Adapun Panglima Besar Jenderal Sudirman bersama pasukannya melakukan gerilya ke hutan-hutan di pegunungan. Jenderal Sudirman memimpin pasukan dengan ditandu karena sakit paru-paru yang dideritanya.

Baca juga: KISAH Heroik TNI di Serangan Umum 1 Maret, Pertempuran Kuasai Yogyakarta Demi Kedaulatan Negara

Serangan Umum ini melibatkan sekitar 25.000 tentara Indonesia yang menyerang posisi-posisi Belanda di seluruh Jawa Tengah dan Yogyakarta. Khusus di Yogyakarta TNI berhasil menguasai kota kerajaan itu selama enam jam, sebelum akhirnya Belanda memukul balik

Yang masih menjadi perdebatan saat ini adalah siapa penggagas serangan umum tersebut? Selama rezim Orde Baru selalu disebutkan bahwa Letnan Kolonel (Letkol) Soeharto, yang kala itu menjabat sebagai komandan wilayah pertahanan (wehrkreise) III sebagai penggagasnya.

Baca juga: Heboh Nama Soeharto Tak Ada Keppres Serangan Umum 1 Maret, Ini Kata Menkopulhukam Mahfud MD

Soeharto yang kelak menjadi Presiden RI dan berkuasa selama 32 tahun sering disebut-sebut sebagai inisiator sekaligus pengatur strategi Serangan Umum 1 Maret.

Menonjolnya peran Soeharto dalam serangan itu terlihat dalam Film Janur Kuning, sebuah film drama perjuangan Indonesia yang diproduksi pada tahun 1979.

Film yang disutradarai oleh Alam Rengga Surawidjaja ini dibintangi antara lain oleh Kaharuddin Syah, Deddy Sutomo dan Sutopo HS. Film tersebut di era Orde Baru menjadi semacam tontonan wajib bagi para pelajar.

poster film Janur Kuning
poster film Janur Kuning (wikimedia.org)

Pada kenyataanya dalam Keppres No 2 tahun 2022, nama Soeharto tidak disebutkan sebagai penggagas serangan umum itu.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD saat ditanya wartaewan pada 3 Maret 2022 silam menjelaskan, hanya tokoh yang berperan sebagai penggagas dan penggerak Serangan Umum 1 Maret 1949 yang dimasukkan dalam bagian konsiderans Keppres 2/2022 yaitu Presiden Soekarno, Wakil Presiden Mohammad Hatta, Menteri Pertahanan Sri Sultan Hamengku Buwono IX, dan Panglima Jenderal Besar Soedirman.

Baca juga: HEBOH Nama Soeharto Tak Masuk Keppres Soal Serangan Umum 1 Maret 1949, Pak Harto Bukan Tokoh Utama

Sementara, tokoh-tokoh lain yang turut berperan dalam peristiwa itu seperti Soeharto, Abdul Haris Nasution dan Wiliater Hutagalung dicantumkan dalam naskah akademik yang disusun untuk membuat keppres tersebut.

"Tak mungkinlah keppres menulis semua nama di dalamnya, tetapi peran sejarah mereka ditulis di sejarah, bukan di keppresnya," ujar Mahfud.

Ia mengatakan, keppres tersebut juga tidak mencantumkan secara detail perisiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 karena keppres bukanlah buku sejarah.

Baca juga: Quotes Soekarno dan Soeharto Cocok Jadi Caption saat Peringati G30S PKI, Bagikan di Media Sosial

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved