Peringatan G30S

Quotes Soekarno dan Soeharto Cocok Jadi Caption saat Peringati G30S PKI, Bagikan di Media Sosial

Berikut ini kumpulan quotes Soekarno dan quotes Soeharto yang cocok dibagikan saat peringati G30S PKI, cocok dijadikan caption media sosial.

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
WordPress/Intisari
Quotes Soekarno dan Soeharto Cocok Jadi Caption saat Peringati G30S PKI, Bagikan di Media Sosial 

TRIBUNJABAR.ID - Berikut ini kumpulan quotes Soekarno dan quotes Soeharto yang cocok dibagikan saat peringati G30S PKI, cocok dijadikan caption media sosial.

Menjelang peringatan G30S, kurang rasanya jika tidak berbagi ucapan nasionalisme.

Memperingati Gerakan 30 September memiliki makna nasionalisme untuk menanamkan jiwa setia pada Pancasila.

Anda bisa memperingati G30S PKI dengan berbagi ucapan nasionalisme dari tokoh nasional, seperti Soekarno dan Soeharto.

Berikut ini Tribunjabar.id rangkum quotes Soekarno dan quotes Soeharto yang cocok dibagikan saat peringatan G30S PKI, jadi caption media sosial.

Baca juga: Sejarah Kelam Kekejaman PKI G30S, Inilah Sosok 10 Pahlawan Revolusi, Kenang Perwira TNI yang Gugur

Berikut kumpulan quotes Soekarno:

Presiden Pertama Indonesia, Soekarno.
Presiden Pertama Indonesia, Soekarno. (Istimewa via https://nationalgeographic.grid.id)

1. "Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri."

2. "Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya".

3. "Nasionalisme tidak bisa berbunga jika tidak tumbuh di taman internasionalisme."

4. "Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya, jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali."

5. "Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, dan beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia."

6. "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya."

7. "Negara ini, Republik Indonesia bukan milik kelompok manapun, juga agama, atau kelompok etnis manapun, atau kelompok dengan adat dan tradisi apa pun, tapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke."

8. "Bunga mawar tidak pernah mempropagandakan harumnya, namun keharumannya dengan sendirinya menyebar melalui sekitarnya."

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved