Senin, 13 April 2026

Kabar Seleb

Beredar Video Mario Dandy Pukuli Anak Pengurus GP Ansor, Ucapannya Tak Peduli Korban Tewas Disorot

Kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo (20) terhadap David semakin memanas. Kini, beredar video diduga saat pelaku menganiaya korban

Editor: Hilda Rubiah
YouTube Kompastv dan Twitter@YaqutCQoumas
Mario Dandy Satriyo alias MDS (20) selaku pelaku penganiayaan David (kiri) korban. Beredar video diduga Mario Dandy menganiaya David 

TRIBUNJABAR.ID - Kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo (20) anak pejabat Ditjen Pajak terhadap David (17) anak petinggi GP Ansor, semakin memanas.

Kini, beredar video diduga saat Mario Dandy melakukan penganiayaan kepada David hingga viral di media sosial.

Bahkan video yang menampilkan aksi diduga Dandy menganiaya David itu disebarkan oleh banyak netizen termasuk akun bercentang biru.

Dikutip dari TribunJakarta, dalam video yang beredar tampak pelaku berkali-kali menendang dan memukuli kepala korban yang sudah dalam kondisi terkapar tak berdaya di aspal.

Tak hanya itu, dalam video tersebut terdengar juga ucapan pelaku menyatakan tak takut dilaporkan polisi dan tak peduli jika korban akhirnya tewas.

Baca juga: Ayah Mario Dandy Minta Maaf, Videonya Tersebar, Rafael Alun: Ini Masalah Pribadi Keluarga Kami

"Enggak takut gua anak orang mati, lapor-lapor a****g, lapor," ucap pelaku.

Ironisnya video penganiayaan ini beredar tak lama setelah ayah Dandy yakni Kabag Umum Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan, Rafael Alun Trisambodo menyampaikan video berisi permohonan maaf dan penyesalannya.

Sebelumnya diberitakan, Rafael Trisambodo muncul ke publik dalam sebuah video berisi permintaan maaf dan pernyataan siap bertanggung jawab memberikan klarifikasi soal sumber harta kekayaannya.

Dikutip TribunWow dari Kompastv, Rafael Trisambodo yang sempat heboh dikabarkan memiliki harta sebesar Rp 56,1 miliar sesuai yang tercatat di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK mengaku siap untuk memberikan klarifikasi.

Dalam video permintaan maafnya, awalnya Rafael meminta maaf kepada keluarga korban.

Kemudian Rafael menyatakan bahwa kasus ini adalah kasus pribadi keluarganya yang akan ia hadapi sesuai proses hukum yang kini berjalan.

"Saya menyadari bahwa tindakan putra saya yang salah sehingga merugikan orang lain," ujar Rafael.

"Mengecewakan dan menimbulkan kegaduhan di masyarakat."

Rafael lalu menyatakan dirinya siap buka-bukaan soal harta kekayaannya yang viral diberitakan di berbagai media dan sosmed.

"Saya siap memberikan klarifikasi terkait harta kekayaan yang saya miliki," kata Rafael.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved