Pendidikian
Cara Kenalkan Edukasi Seks pada Anak Sedari Dini, Penting Agar Terhindar dari Kekerasan Seksual
Edukasi seks yang dikenalkan pada anak sedari dini ini memiliki tujuan untuk membantu anak dalam memahami perbedaan gender, privasi, dan batasan tubuh
Penulis: Magang Tribunjabar | Editor: Seli Andina Miranti
Orang tua dapat mengajarkan anatomi tubuh, dengan mengenalkan bagian tubuh beserta fungsinya.
Kemudian berikan penjelasan terkait bagian tubuh yang yang tidak boleh dilihat dan disentuh oleh orang lain.
Selain itu, ajarkan anak agar membiasakan diri untuk membersihkan alat kelaminnya setelah buang air besar atau buang air kecil.
Hal ini bisa membantu anak lebih mandiri dan tidak mengizinkan prang lain untuk menyentuh alat vitalnya.
3. Menyampaikan Pendidikan Seksual dan Dampaknya Secara Bertahap
Edukasi seks pada anak harus disampaikan secara bertahap, dan sisesuaikan dengan usianya.
Orang tua bisa menyampaikan pendidikan mengenai cara berkembang makhluk hidup dan memberikan penjelasan mengenai dampak-dampak yang akan diterima apabila melakukan hal yang menyimpang.
Informasi tersebut harus disampaikan dengan jujur, akurat, terbuka dan menggunakan bahasa yang tidak asal-asalan.
Hal ini penting untuk membiasakan anak bersikap jujur dan terbuka kepada orang tua.
4. Menyampaikan Edukasi Seks dengan Cara yang Sederhana
Selanjutnya, orang tua harus menyampaikan edukasi seks dengan cara yang sederhana, berikap wajar, tidak berlebihan, rileks, serta menjaga intinasi dan tidak menakut-nakuti.
Orang tua harus mengindari rasa risih dan takut ketika menjelaskan Pendidikan seksual pada anak.
Untuk edukasi seks pada anak usia dini dapat dilakukan melalui gambar atau nyanyian sederhana yang mudah dimengerti oleh anak.
5. Ajarkan Batasan Tubuh Manusia
Ajarkan batasan tubuh kepada anak, seperti sentuhan yang boleh dan tidak boleh dan bagian tubuh yang tidak boleh terlihat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/edukasi-seks.jpg)