Gempa Turki

Gempa Turki 7,8 SM, 3 WNI Belum Bisa Dihubungi, Seorang Ibu dan 2 Anaknya di Antalya

KBRI Ankara sudah mencoba menghubungi melalui simpul-simpul masyarakat Indonesia di sana dan menghubungi otoritas setempat.

Editor: Ravianto
Twitter: @BuyukTurkHaber
Kemenlu buka suara soal jumlah WNI yang menjadi korban gempa Turki. Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Turki Lalu M Iqbal menambahkan, masih ada seorang ibu dan dua anaknya yang sampai saat ini tidak dapat dihubungi setelah gempa Turki 7,8 Skala Magnitudo. 

TRIBUNJABAR.ID, ANTALYA - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal mengatakan empat Tim KBRI Ankara sedang menuju lokasi gempa bumi untuk mengevakuasi 104 Warga Negara Indonesia (WNI) dari lima titik.

Lima titik itu adalah kota Gaziantep, Kahramanmaras, Adana, Hatay dan Dyarbakir.

Lalu M Iqbal menambahkan, masih ada seorang ibu dan dua anaknya yang sampai saat ini tidak dapat dihubungi setelah gempa Turki 7,8 Skala Magnitudo.

Menurut Iqbal, seorang ibu dan dua anaknya itu tinggal di Antalya.

Iqbal menjelaskan hal itu saat konferensi pers daring, Selasa (7/2/2023).

KBRI Ankara sudah mencoba menghubungi melalui simpul-simpul masyarakat Indonesia di sana dan menghubungi otoritas setempat.

Orang-orang berkumpul di sekitar bangunan yang runtuh saat tim penyelamat mencari korban selamat setelah gempa bumi di kota Aleppo yang dikuasai pemerintah Suriah pada 6 Februari 2023. - Gempa berkekuatan 7,8 melanda Turki dan Suriah pada 6 Februari, menewaskan ratusan orang saat mereka tidur , meratakan bangunan, dan mengirimkan getaran yang dirasakan hingga pulau Siprus dan Mesir.
Orang-orang berkumpul di sekitar bangunan yang runtuh saat tim penyelamat mencari korban selamat setelah gempa bumi di kota Aleppo yang dikuasai pemerintah Suriah pada 6 Februari 2023. - Gempa berkekuatan 7,8 melanda Turki dan Suriah pada 6 Februari, menewaskan ratusan orang saat mereka tidur , meratakan bangunan, dan mengirimkan getaran yang dirasakan hingga pulau Siprus dan Mesir. ((Photo by AFP))

Namun belum membuahkan hasil sehingga tim masih mencoba memastikan lagi.

"Sampai saat ini belum berhasil kami hubungi tapi akan terus kami coba," kata Iqbal saat konferensi pers daring, Selasa (7/2/2023).

Di Diyarbakir juga ada 2 pekerja spa terapis yang juga belum berhasil dihubungi KBRI, bahkan rekan spa therapist tersebut juga masih belum bisa menghubungi keduanya.

Baca juga: UPDATE Gempa Turki, Korban Tewas Capai 3.549 di Turki, di Suriah 1.602

"Tim yang akan melakukan evakuasi ke Diyarbakir juga akan mencari warga kita ini," ujarnya.

Dubes Iqbal melaporkan, cuaca di Turki saat ini juga sangat ekstrim dan terjadi badai salju sehingga sulit melakukan pergerakan.

Namun perwakilan RI bersama pemerintah Turki terus memaksimalkan upaya evakuasi.

"Diperkirakan lebih dari 10 ribu bangunan hancur," ungkapnya.

KBRI Ankara mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa satu kontainer makanan instan yang dapat dikonsumsi para korban gempa.(Reynas Abdila/Tribunnews)

 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved