Kamis, 11 Juni 2026

Pilpres 2024

Ridwan Kamil Bisa Hambat Perolehan Suara bagi Prabowo dan Anies di Jabar, Kata Survei SMRC

SMRC menyatakan Ridwan Kamil dapat menghambat perolehan suara bagi Prabowo Subianto dan Anies Baswedan di Jawa Barat.

Tayang:
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Hermawan Aksan
Dok Partai Golkar
Akun media sosial Partai Golkar mengunggah foto Ridwan Kamil yang mengenakan jas berwarna kuning pada Rabu (18/1/2023). Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyatakan Ridwan Kamil dapat menghambat perolehan suara bagi Prabowo Subianto dan Anies Baswedan di Jawa Barat. 

Karena itu, dia tidak maju. Menurut Saiful, itu adalah keputusan yang rasional.

Pada 2019 juga demikian. Airlangga Hartarto tidak maju sebagai calon presiden tapi bergabung dengan koalisi mendukung Jokowi.

Ini, menurut Saiful, adalah perhitungan rasional berdasarkan perhitungan di lapangan.

Saiful menjelaskan bahwa sekarang Golkar menginginkan Airlangga menjadi calon presiden, namun dinamika di lapangan belum terlihat kuat.

Apakah Ridwan Kamil bisa menjadi alternatif untuk menjadi calon presiden Golkar atau setidaknya menjadi calon wakil presiden?

Pada survei SMRC Desember 2022, dalam simulasi 11 nama, Ridwan Kamil mendapatkan dukungan publik 7,1 persen.

Posisi pertama ditempati Ganjar Pranowo dengan 27,3 persen, disusul Anies Baswedan 20 persen, dan Prabowo Subianto 19,8 persen.

"Ridwan Kamil berada di posisi keempat. Posisi ini, menurut Saiful, tidak terlalu buruk, tapi juga belum cukup kompetitif," katanya melalui siaran digitalnya.

Yang menarik, menurut Saiful, bahwa para tokoh yang mendapatkan dukungan publik yang lumayan baik memiliki latar belakang gubernur.

Ada Ganjar sebagai gubernur Jawa Tengah, Anies mantan gubernur DKI Jakarta, dan Ridwan Kamil gubernur Jawa Barat.

Hanya saja, dalam temuan ini, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indra Parawansa, tidak sekuat tiga nama tersebut.

Saiful menjelaskan bahwa jika dilihat dari data ini, untuk menjadi calon presiden, Ridwan Kamil masih berat.

“Berdasarkan data ini, untuk menjadi calon (presiden) dari Golkar, (Ridwan Kamil) belum meyakinkan,” kata pendiri SMRC tersebut.

Dilihat dari tren setahun terakhir, dari Desember 2021 ke Desember 2022, suara Ridwan Kamil mengalami kenaikan dari 4,2 persen menjadi 7,1 persen.

Menurut Saiful, kenaikan ini tidak cukup tajam untuk mendekati suara Ganjar, Anies, dan Prabowo.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved