Selasa, 5 Mei 2026

Genting Hingga Parabola Beterbangan, 40 Rumah Rusak Akibat Hujan dan Angin Kencang di Cicalengka

Akibat hujan deras disertai angin kencang, sebanyak 40 rumah di Kampung Leuwiliang, Desa Tanjung Wangi, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Selasa (17/1)

Tayang:
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/LUTFI AHMAD MAULUDIN
Akibat hujan deras disertai angin kencang, sebanyak 40 rumah di Kampung Leuwiliang, Desa Tanjung Wangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Selasa (17/1/2023). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Akibat hujan deras disertai angin kencang, sebanyak 40 rumah di Kampung Leuwiliang, Desa Tanjung Wangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Selasa (17/1/2023) mengalami kerusakan.

Kebanyakan rumah yang mengalami kerusakan, rusak di bagian atap, atau genting, tapi ada juga yang rusak dindingnya.

Saat kejadian, genting di beberapa rumah tersebut, hingga berterbangan terbawa angin.

Kini, Rabu (18/1/2023) warga bergotong royong memperbaiki, rumah yang rusak.

Permukiman di kampung tersebut berada di dekat Gunung Kareumbi, posisi rumah satu dengan yang lainnya berderet meningkat ke atas menanjak.

Menurut Kepala Desa Tanjung Wangi, Rusmana, kejadian angin puting beliung tersebut, terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca juga: Tak Ada Angin Kencang atau Hujan Deras, Kios Pasar Tunggilis di Pangandaran Ambruk

"Lamanya hujan sekitar setengah jam, hingga satu jam. Total 40 rumah yang terdampak, 10 rumah rusak berat dan 30 rumah rusak ringan," ujar Rusnana, saat meninjau perbaikan rumah yang rusak akibat angin puting beliung.

Rusmana mengatakan, akibat kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa ataupun korban luka.

"Warga yang terdampak totalnya, sekitar120 jiwa," katanya.

Saat kejadian kata Rusmana, di daerah tersbut, genting rumah berhamburan dan berterbangan.

"Sampai antena parabola juga ada yang terbawa terbang terbang, saking kencangnya angin," ujar dia.

Alhamdulilah, kata Rusmana, warga sangat baik, saling membantu saat kejadian.

"Ketikan kejadian, warga langsung mengbil tindakna, mana yang harus dievakuasi, seperti rumah ini ketika kondisinya bisa mengancam keselamatan, langsung di evakuasi," tuturnya.

Rusmana mengatak, adapaun warga yang dievakuasi atau diungsikan ke rumah tetangganya, ada tiga rumah.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved